Rumah Impian Parepare, Tak Seindah Anggarannya

Kamis, 21 November 2019 13:44

Anggota DPRD Parepare, melakukan kunker pada salah satu pembangunan rumah impian di di Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacuki...

FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Proyek pembangunan rumah impian di Parepare menuai sorotan. Sejumlah anggota dewan menyorotinya sebab nilai anggaran yang diminta tidak rasional.

Khususnya kualitasnya bangunan rumah tersebut sangat dipertanyakan. Sebab, nilai anggarannya terlalu besar sementara kualitasnya di bawah standar.

Belum lagi pada Rencana Kerja Anggaran (RKA) tahun anggaran 2020 ini, kembali dianggarkan untuk membangun rumah sebanyak 37 unit. Nilainya pun sangat fantastis.

“Nominal yang diminta Rp75 juta per unit. Sedangkan yang dibangun hanya rumah semi permanen. Mungkin kalau mau realistis nilainya tak mesti setinggi itu. Yah, kita harus periksa baik-baik RKA 2020 ini. Ini tak masuk akal,” kata Rudy Najamuddin, anggota DPRD Parepare, Kamis (15/11/2019).

Kemarin, Rudy bersama Tim Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, Yasser Latief, Tasming Hamid, Muliadi, Andi Fudail, Musdalifah Pawe, dan Indriasari Husni melakukan kunjungan kerja pada proyek pengadaan rumah impian yang saat ini dibangun. Hasilnya, tak menggembirakan.

Bagikan berita ini:
6
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar