Ahok Ditunjuk Komisaris Utama, namun Ditolak Serikat Pekerja Pertamina, Begini Kata Erick Thohir

0 Komentar

Menteri BUMN Erick Tohir menyatakan telah mengajukan tiga sampai empat nama calon wakil menterinya ke Presiden Joko Widodo

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bakal menduduki posisi komisaris utama di PT Pertamina (Persero), setelah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Menteri BUMN Erick Tohir mengatakan bahwa Ahok akan segera menjabat di posisi penting itu setelah dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di perusahaan pelat merah tersebut beberapa hari ke depan.

Sementara itu, eks pimpinan KPK Chandra Hamzah diputuskan presiden menjadi komut di Bank Tabungan negara (BTN).

Namun, dia baru mulai menjabat setelah RUPS akhir bulan ini.

“Kalau (Ahok di) Pertamina kan bukan Tbk jadi bisa segera proses, bisa hari ini atau Senin,” kata Erick di Istana Negara, Jakarta, Jumat (22/11).

Terkait penolakan dari serikat pekerja Pertamina terhadap mantan gubernur DKI Jakarta itu, Erick menilai bahwa pro dan kontra itu hal biasa. Termasuk soal dirinya jadi menteri BUMN.

“Saya sendiri ada pro kontra, Pak Chandra ada pro kontra. Yang penting begini, kasih kesempatan kami bekerja, dan lihat hasilnya. Kadang-kadang kita suuzan orang ini begini-begini tanpa melihat hasil,” ucap mantan ketua TKN itu.(jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...