Insiden di Kuala Lumpur, Kemenpora Keluarkan Sikap Resminya

Foto diambil saat Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto usai rapat Pembahasan Kelengkapan Dokumen Bidding Piala Dunia FIFA U-20 di Lt. 3 Graha Kemenpora, Rabu (28/8) lalu. Foto: raiky/kemenpora

FAJAR.CO.ID,JAKARTA-- Kemenpora mengeluarkan sikap resminya terkait insiden di Kuala Lumpur, saat pertandingan timnas Indonesia melawan tuan rumah Malaysia dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Selasa (19/11) lalu.

Sejak usai pertandingan hingga Kamis (21/11) kemarin, masih tersebar banyak informasi berupa berita, foto hingga video penganiayaan terhadap suporter timnas Indonesia di Negeri Jiran.

Nah, hari ini (Jumat, 22/11), Kemenpora pun memberikan penjelasan dan sikapnya, seperti yang ada di bawah ini. (*/jpnn)

Penjelasan dan sikap Kemenpora terkait insiden suporter timnas Indonesia di Malaysia. Kemenpora semula baru ingin bersikap setelah mendapatkan informasi dari PSSI karena Pengurus PSSI lah yang langsung menyaksikan pertandingan tersebut di stadium Bukit Jalil.

Namun demikian karena tidak adanya informasi lengkap hingga tanggal 21 November 2019 sore (kecuali terbatas informasinya), kemudian Kemenpora mengambil inisiatif untuk langsung berkomunikasi dengan beberapa pejabat KBRI di Kuala Lumpur setelah sebelumnya menghubungi Dirjen Protokol dan Konsuler Kemenlu, yang kemudian dengan sangat cepat pula menyampaikan data tentang contact person di KBRI di Kuala Lumpur yang bisa segera dihubungi.Namun demikian, sebelum menghubungi KBRI di Kuala Lumpur, pihak Kemenpora berusaha secara internal memastikan apakah konten yang dimaksud adalah hoax atau bukan, dan ternyata informasi yang dimaksud adalah bukan hoax. Konfirmasi ini penting untuk memudahkan memberikan penjelasan lengkap kepada publik.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...