Ketua DPP PSI Tsamara Amany Usul Jabatan Presiden Dibatasi Satu Periode

0 Komentar

Ketua DPP PSI, Tsamara Amany. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengusulkan ide tujuh tahun masa kepresidenan, tapi dibatasi hanya satu periode. Sehingga nantinya tidak ada lagi jabatan presiden Indonesia dua periode.

“Jika hanya satu periode, setiap presiden akan bekerja semaksimal mungkin, fokus bekerja buat rakyat dan tak memikirkan pemilu berikutnya,” ujar Ketua DPP PSI Tsamara Amany dalam keterangan pers yang diterima JawaPos.com (grup fajar.co.id), Jumat (22/11).

Menurut Tsamara, masa jabatan satu periode akan membuat presiden terlepas dari tekanan politik jangka pendek, lebih fokus untuk melahirkan kebijakan terbaik. Sehingga politik akan terbebas dari pragmatisme.

Tsamara mengatakan, masa kepemimpinan perlu diperpanjang sampai tujuh tahun agar setiap presiden punya waktu cukup untuk mewujudkan program-program kerjanya.

“Selanjutnya, satu periode ini akan menghilangkan konsep petahana dalam pemilihan presiden. Maka tak ada lagi kecurigaan bahwa petahana memanfaatkan kedudukannya untuk kembali menang pemilu,” katanya.

Dalam pengamatan PSI, pada format 2×5 tahun pun, yang efektif cuma tujuh atau delapan tahun. “Dua atau tiga tahun sisanya biasa dipakai untuk penyesuaian awal periode dan kampanye pemilu berikut,” ungkapnya.

Terakhir, pungkas Tsamara, pemilu setiap tujuh tahun jelas akan menghemat biaya. Jika biasanya tiap lima tahun ada pemilu, kelak hanya akan terjadi tiap tujuh tahun. (jpg/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...