Sukmawati Berdalih Vidoe yang Beredar Telah Diedit

0 Komentar

Sukmawati Soekarnoputri bicara soal polemik video yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Soekarno. (Raka Denny/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Masyarakat Indonesia khususnya umat Islam dibuat geram dengan pernyataan Sukmawati beberapa watu terakhir. Dia membandingkan Nabi Muhammad saw dengan Presiden Indonesia pertama Soekarno.

Sukmawati akhirnya buka suara terkait polemik tersebut. Menurut Sukmawati, video yang beredar di kalangan masyarakat ini sudah diedit. Tidak ditampilkan secara utuh.‎ Sehingga Sukmawati merasa dirugikan

“Saya tahu betul kalimat yang asli bagaimana. Saya sangat dirugikan dengan adanya kalimat yang diedit dan disebar‎,” ujar Sukmawati dalam wawancara di salah satu stasiun televisi, Kamis (21/11) malam.

Sukmawati menekankan tidak membanding-bandingan. Karena tidak ada penyampaian jasa-jasa. Yang disampaikan olehnya adalah berupa pertanyaan kepada para peserta forum. Bukan pernyataan. Sehingga Sukmawati sangat mengeluhkan hal tersebut.

“Saya ceritakan ke audiens bahwa info itu adalah satu pertanyaan. ‎Itu pertanyaan bukan membandingkan, siapa yang berjuang di abad 20,” katanya.

Sukmawati berujar, masyarakat telah‎ terkecoh dengan video yang telag diedit tersebut. Sehingga dia mengajak masyarakat menonton video penuh yang ia katakan dalam sebuah forum tersebut.

“Ya kayaknya mereka agak terkecoh dengan kalimat yang diedit. Ini yang merugikan saya. Tolong lihatlah video full asli kalimat saya. Jangan yang sudah diedit dan diubah oleh otak-otak jahil dan usil,” ungkapnya.

Seperti diketahui, putri Soekarno tersebut dilaporkan oleh Koordinator Bela Islam (Korlabi) karena dianggap menistakan agama dalam sebuah forum yang videonya beredar di media sosial.

Dalam video itu, Sukmawati tampak bertanya kepada para peserta forum soal Pancasila dan Alquran serta pertanyaan membandingkan Soekarno dan Nabi Muhammad SAW.

“Mana yang lebih bagus Pancasila sama Alquran? Gitu kan. Sekarang saya mau tanya ini semua, yang berjuang di abad 20 itu nabi yang mulia Muhammad, apa Insinyur Sukarno? Untuk kemerdekaan. Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau menjawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini. Terima kasih silahkan duduk,” ucap Sukmawati dalam video itu.

Adapun, laporan Korlabi tersebut pun tertuang dalam nomor LP/7393/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 15 November 2019. Adapun pasal yang disangkakan dengan Pasal 156A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP.

Sekadar informasi, pada 2018 lalu, Sukmawati juga pernah membuat kontroversi. Hal itu karena puisi yang dia ciptakan menyinggung soal azan dan cadar. Puisi itu dia bacakan saat 29 tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018 lalu. (jpg/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...