TP4D Dibubarkan, Bagaimana Nasib Bandara Arung Palakka Bone?

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Menkopolhukam dan Kejagung sepakat membubarkan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4) Kejaksaan RI.

TP4 dibentuk dengan tujuan mendampingi para pemerintah daerah membuat program-program agar tidak terlibat dalam korupsi. Namun dalam perkembangannya, ada banyak keluhan bahwa fungsi TP4 ini dijadikan alat untuk mengambil keuntungan.

Untuk di Bone Bandara Arung Palakka juga dilakukan pendampingan. Pemda menyiapkan anggaran pembebasan lahan Rp2 miliar, sedangkan Kemenhub menyiapkan anggaran Rp20 miliar untuk penambahan landasan itu.

Pelaksana Harian (Plh) Kejari Bone, Slamet Jaka Mulyana mengatakan, sejauh ini belum diberi tindaklanjutnya dari Kejagung ke bawah. Belum ada petunjuk dari atas. Namun untuk kewenangan pendampingan tetap ada dari Perdata Tata Usaha Negara (Datun) Kejati dan Kejari.

“Yang pasti kita mendukung seluruh pembangunan di Bone. Kami tidak main-main dalam penegakan hukum. Kejaksaan juga sudah punya kewenangan pendampingan dari Datun,” katanya kemarin kepada FAJAR.

Sementara Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi belum mau memberikan komentar banyak soal itu. Namun, apapun keputusannya akan tetap diikuti. “Kalau dilanjutkan kita ikuti, kalau tidak dilanjutkan tentu ada upaya yang lain,” singkatnya. (gun)

  • Bagikan