Modal Nikah, Ini 8 Tips Gunakan Kartu Kredit

0 Komentar

ILUSTRASI. Pesta pernikahan bisa terlaksana dengan menggunakan kartu kredit. (Getting married)

FAJAR.CO.ID– Ingin menikah tapi modalnya cekak alias belum cukup untuk membiayai seluruh resepsi pernikahan? Jangan khawatir, ada banyak cara yang bisa dilakukan.

Salah satunya memanfaatkan kartu kredit. Anda bisa menggunakan kartu kredit untuk modal pernikahan. Namun demikian, tetap saja Anda harus tahu cara yang tepat menggunakannya. Alasannya, agar nantinya tagihan kartu kredit ini nantinya tidak memberatkan keuangan di masa depan.

Mudah saja, walau modal pas-pasan, tapi impian pernikahan pun tetap bisa terwujud. Berikut tips menggunakan kartu kredit untuk modal nikah seperti dikutip dari Cermati.com, Minggu (24/11).

Gunakan Kartu Kredit untuk Beli Keperluan Pernikahan dengan Cara Mencicil

Ada banyak hal yang dibutuhkan dalam pelaksanaan pesta pernikahan. Mulai dari perlengkapan pesta hingga mahar dan masih banyak lagi. Nah, berbagai perlengkapan pernikahan tersebut tentunya butuh biaya yang tidak sedikit.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya membeli berbagai macam perlengkapan itu dibantu dengan kartu kredit, seperti cincin pernikahan, mahar, dan lainnya. Bahkan hal ini pun akan semakin meringankan beban karena Anda bisa mencicilnya dengan kartu kredit.

Terlebih lagi jika cicilannya nol persen. Selain ringan, sudah pasti menguntungkan. Cari vendor yang menyediakan metode pembayaran dengan kartu kredit dan kartu kredit yang menawarkan cicilan ringan atau nol persen. Atau Anda bisa ubah transaksi menjadi cicilan dengan menghubungi call center penerbit kartu kredit.

Kumpulkan dan Klaim Poin ‘Reward’ untuk Paket Bulan Madu

Pengguna kartu kredit berhak mendapatkan reward berbentuk poin untuk setiap transaksi yang dilakukan menggunakan kartu kredit. Jika Anda sering memakai kartu kredit, coba cek jumlah poin yang sudah terkumpul.

Apabila jumlah poinnya banyak, Anda bisa segera tukarkan dengan paket-paket yang ditawarkan oleh bank penerbit. Seperti paket bulan madu gratis, dan lainnya. Tapi, sebaiknya tanyakan bank penerbit mengenai promo yang sedang berlansung.

Sebab, promo yang ditawarkan selalu berubah setiap bulan. Jika memang paket honeymoon gratis tersedia, Anda bisa segera menukarkan poin sebelum kuota yang disediakan habis. Kumpulkan poin reward Anda dan update informasi penukarannya sesuai kebutuhan.

Secukupnya Saja, Hindari Belanja yang Berlebihan

Mau beli gaun, sepatu, dan aksesoris pernikahan? Bisa, apalagi pakai kartu kredit. Tapi, ada baiknya untuk mengontrol diri dari kebiasaan, apalagi untuk barang-barang yang tidak dibutuhkan.

Ingat, masih banyak pos-pos pengeluaran yang harus dipikirkan agar pesta pernikahan berjalan lancar dan sesuai harapan. Untuk menghemat, tak ada salahnya menggunakan barang-barang tersebut yang masih layak dipakai.

Memakai barang lama tidak akan membuat gengsi Anda turun. Lagipula, orang lain juga tidak terlalu notice sama barang-barang yang Anda pakai, bukan?

Bukan hanya soal barang-barang yang dipakai dalam melangsungkan pernikahan tersebut, Anda juga bisa menerapkan dalam katering makanan. Jangan memesan katering dalam jumlah terlalu berlebihan, akhirnya banyak makanan yang tersisa.

Bandingkan dan Gunakan Kartu Kredit yang Beri Manfaat Terbanyak

Program, promo, dan reward yang ditawarkan oleh setiap bank berbeda-beda. Ada bank yang cenderung member promo kuliner, ada dalam bentuk voucher belanja, ataupun paket liburan. Gunakan kartu kredit yang memberikan banyak manfaat atau yang sesuai dengan kebutuhan pada pernikahan Anda.

Apabila jumlah bank yang menawarkan promo yang Anda butuhkan lebih dari satu, sebaiknya bandingkan produk dari masing-masing bank. Perhatikan kinerja, kemudahan, dan pelayanan bank yang paling maksimal untuk memenuhi kebutuhan Anda pasca pesta pernikahan.

Tetapkan Mekanisme Pembayaran yang Tepat

Jika urusan untuk pesta pernikahan sudah selesai, sekarang saatnya untuk menghitung semua pengeluaran yang ada. Mulai dari gedung, katering, gaun pernikahan, cenderamata untuk tamu, dan sebagainya.

Setelah mengetahui total pengeluaran, buatlah mekanisme pembayaran yang tidak memberatkan kondisi finansial Anda. Diskusikan hal ini bersama pasangan untuk mengetahui persentase uang yang harus disisihkan masing-masing orang setiap bulan.

Dengan mekanisme yang tepat, utang kartu kredit bisa lunas sesuai waktunya. Apalagi jika Anda dan pasangan melakukan pembayaran dengan tertib, sehingga tidak ada denda ataupun beban bunga tambahan.

Sesuaikan dengan Kemampuan Finansial

Pesta pernikahan boleh saja usai, tapi tidak dengan utang. Maka dari itu, pikirkan kemampuan finansial Anda terlebih dahulu sebelum menggesek sana-sini untuk keperluan pernikahan.

Jangan sampai karena tidak terasa dengan mudah menggesek kartu kredit, utang Anda jadi menumpuk dan akhirnya menyulitkan di kemudian hari. Coba hitung total pemasukan Anda setiap bulan, lalu kurangi dengan pengeluaran rutin. Jika pemasukan masih tersisa, alokasikan sebaik mungkin untuk membayar utang. Dan bayar tagihan tepat waktu. (jpg/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...