Nyinyir Soal Ahok, Arus Bawah Jokowi Desak Prabowo Tertibkan Fadli Zon

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon dinilai tidak memiliki kesantunan dalam berpolitik.

Penilaian dikemukakan Ketua I DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) Supriyanto, menyusul sikap nyinyir Fadli pada keputusan pemerintah mengangkat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai komisaris utama Pertamina.

Padahal, dua petinggi Gerindra kini duduk di kabinet. Masing-masing Ketua Umum Prabowo Subianto menjabat menteri pertahanan dan Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo sebagai menteri kelautan dan perikanan. Artinya, Gerindra kini bagian dari koalisi partai politik (parpol) pendukung pemerintah.

"Kami sangat berharap Pak Prabowo bisa menertibkan Fadli Zon. Kenyinyiran Fadli berpotensi menghambat kerja-kerja Kabinet Indonesia Maju," ujar Ketua I DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) Supriyanto di Jakarta, Minggu (24/11).

Supriyanto menanggapi Fadli Zon yang menyebut Ahok bukan ahli minyak. Fadli Zon juga mempertanyakan, apa sih hebatnya Ahok sehingga ditunjuk menjadi komisaris utama Pertamnia.

Supriyanto mengingatkan Fadli bahwa Presiden Joko Widodo sama sekali tidak meragukan kapasitas Ahok. Demikian juga dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, menjelaskan Ahok dibutuhkan dalam rangka memenuhi target pembangunan kilang-kilang minyak. Tujuannya untuk meningkatkan produksi minyak dalam negeri.

"Ahok adalah sosok pendobrak yang tepat supaya target itu tercapai. Fadli mungkin lupa bahwa Ahok itu lulusan jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik Universitas Trisakti. Ahok juga meraih gelar master manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya," ucapnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...