10 Tahun, doctorSHARE Membuka Akses Kesehatan Gratis di Wilayah Terpencil

Senin, 25 November 2019 10:11

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Sepanjang 10 tahun terakhir, doctorSHARE menyediakan layanan kesehatan untuk wilayah yang dikategorikan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Indonesia.

Layanan kesehatan diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang terkendala akses karena kondisi ekonomi dan geografis, melalui beberapa program-program inovatif seperti Rumah Sakit Apung (RSA) dan Dokter Terbang.

Menurut Pendiri doctorSHARE, Lie Dharmawan, Indonesia sebagai negara kepulauan perlu memiliki sistem layanan kesehatan terpadu yang memudahkan masyarakat hingga ke pelosok. Selama pelayanan bersama doctorSHARE, dr. Lie melihat beragam masalah berlapis saat masyarakat membutuhkan layanan kesehatan yang layak.

“Sudah selayaknya setiap masyarakat di Indonesia mendapatkan layanan kesehatan yang sama. Masyarakat di kota maupun di pedesaaan harus mendapat layanan kesehatan yang layak. Ini bukan hanya menjadi tugas pemerintah saja, melainkan tugas kita bersama untuk mewujudkannya,” kata dr. Lie.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, hampir 63% masyarakat menyatakan akses untuk mendapatkan layanan kesehatan di Rumah Sakit masuk dalam kategori sulit dan sangat sulit. Angka lain menyebutkan masih ada 60,8% masyarakat di Indonesia yang kesulitan mengakses layanan kesehatan primer seperti Puskesmas atau Klinik.

Definisi sulit dalam Riskesdas dilihat berdasarkan jenis moda transportasi yang digunakan, waktu tempuh dari dan menuju lokasi akses kesehatan, serta biaya yang harus dikeluarkan untuk menuju fasilitas kesehatan terdekat.

Bagikan berita ini:
5
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar