4 Bulan Beroperasi di Makassar, OYO Mampu Transformasi 48 Hotel Lokal

0 Komentar

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — OYO Hotels and Homes (“OYO”), jaringan hotel nomor 1 di Indonesia, berkomitmen untuk mentransformasi industri perhotelan di Makassar lewat model bisnis dari hulu ke hilir berbasis teknologi. Salah satunya dengan menetapkan standar baru dalam merenovasi sebuah properti hanya dalam 3-20 hari. Waktu ini jauh lebih cepat dibandingkan dengan standar industri yang membutuhkan waktu hingga 90 hari.

Teknologi adalah DNA utama OYO, dan teknologi inilah yang memungkinkan perusahaan untuk melakukan transformasi dan renovasi sebuah properti secara cepat dan efisien. Meta Rostiawati, Head of PR & Communications, OYO Hotels & Homes, Indonesia menjelaskan, “Sebagai jaringan hotel berbasis teknologi, OYO memiliki lebih dari 20 aplikasi yang diciptakan untuk mendukung bisnis perhotelan dari hulu ke hilir. Khusus untuk proses renovasi sebuah properti, kami memiliki aplikasi khusus yang disebut “OYO Optimus” – aplikasi mutakhir yang dapat menghitung perkiraan biaya, anggaran, selain mengatur penugasan dan memonitor semua proses transformasi secara digital. Pemilik properti juga dapat memonitor secara langsung (real time) proses renovasi melalui aplikasi ini.”

Kini, OYO telah menjadi jaringan hotel terdepan dalam kurun waktu 4 bulan sejak resmi beroperasi di Makassar. Didukung oleh 4 insinyur, arsitek, dan desainer internal serta 27 OYOpreneur (karyawan OYO) lainnya, OYO telah berhasil mentransformasi 48 hotel lokal dengan lebih dari 1.900 kamar dan mempraktikkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di sektor hospitality. Mitra hotel yang telah bergabung dalam jaringan OYO rata-rata mengalami peningkatan okupansi hingga mencapai 65%.

“Potensi sektor perhotelan berskala kecil menengah di Indonesia masih sangat besar, dan transformasi menjadi salah satu kunci untuk mengembangkan potensi tersebut. Untuk itu, kami memprioritaskan dukungan kepada para mitra pemilik hotel lokal dalam mentransformasi hotelnya menjadi tempat tinggal berkualitas, untuk memastikan pengalaman menginap tamu dan meningkatkan keuntungan bagi mitra kami, terutama di kota-kota prioritas kami seperti Makassar yang merupakan hub ekonomi terbesar di Indonesia Timur,” pungkas Meta.

Nur Imbayani selaku pemilik Collection O 19 Grand Malebu di Makassar juga turut berbagi pengalaman dalam mentransformasi hotelnya bersama OYO. “Saya merasa sangat terbantu karena standarisasi yang dihadirkan oleh OYO terbukti membantu kami dalam meningkatkan level kepuasan pelanggan yang menginap di hotel kami, sehingga menghasilkan skor ulasan yang lebih baik di berbagai channel pemasaran online. Yang tidak kalah penting, jaringan supply chain OYO yang kuat juga berdampak pada efisiensi biaya renovasi yang harus dikeluarkan. Selain itu, saya juga sangat puas dengan support dari tim Operasional disini khususnya untuk memastikan pengelolaan operasional sehari-hari hotel saya berjalan baik.”

Selain aplikasi OYO Optimus, setiap mitra OYO mendapatkan akses ke berbagai aplikasi lainnya guna memastikan pemilik hotel dan manajer dapat melakukan operasional, manajemen pelayanan dan CRM dengan lebih baik dan efisien.

Salah satu aplikasi yang paling disukai oleh para mitra pemilik properti di Makassar adalah Co-OYO. Aplikasi sederhana dan praktis ini membantu pemilik hotel dapat memonitor segala hal terkait manajemen hotel, termasuk arus kas, kinerja bisnis, harga, ulasan dan rekomendasi pelanggan dari manapun mereka berada. (ama)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...