Agar Bayi Tidak Lahir Prematur, Berikut Tips dari Ahlinya

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID — Kelahiran prematur tentunya tak ingin terjadi pada semua ibu hamil. Mencegahnya dengan memperhatikan beberapa aspek.

Dosen Prodi Kebidanan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Dr dr Andi Muhammad Multazam SKed MKes, memberikan beberapa tips.

  1. Perhatikan Usia

Kehamilan di bawah usia 17 tahun dan di atas 35 tahun lebih berisiko melahirkan bayi prematur. Risikonya tiga sampai lima kali lipat lebih besar. Pada kasus melahirkan di usia terlalu tua disebabkan kualitas sel telur yang menurun. Adapula riwayat kelahiran prematur pada anak yang sebelumnya, akan berisiko pada kelahiran selanjutnya. Kemungkinan hal ini karena kemampuan rahim sang ibu yang tidak kuat.

  1. Beri Jarak

Jarak kelahiran yang terlalu dekat juga menjadi faktor risiko bayi terlahir prematur. Normalnya jarak dari kelahiran sebelumnya yakni tiga sampai lima tahun. Jarak ini untuk mempersiapkan kondisi ibu selama kehamilan agar lebih fokus menjaga nutrisi dan pola hidupnya yang lebih sehat.

  1. Hindari Stres

Terlalu capek dan stres akan berisiko terhadap kelahiran prematur. Calon ibu yang mengalami preklamsia atau keracunan kehamilan saat hamil juga berisiko. Pada kasus lain, seseorang dengan riwayat penyakit jantung atau penyakit menular seksual berisiko melahirkan bayi prematur.

  1. Cukupi Nutrisi

Selama hamil, cukupi kebutuhan nutrisi yang seimbang agar berat badan tak rendah dan juga terlalu berlebihan. Pola hidup yang tidak sehat bahkan sebelum hamil juga berisiko karena bisa menyebabkan diabetes. Riwayat penyakit diabetes yang dialami calon ibu berisiko membuat bayi lahir prematur.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...