BNPT: Mantan Narapidana Terorisme dan Keluarganya Harus Dirangkul

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR-- Mereka yang pernah terjerumus dalam jaringan terorisme dan terpapar paham radikalisme perlu diselamatkan. Makanya, harus dirangkul.

Kepala BNPT, Komjen Pol Suhardi Alius, mengatakan, hanya dengan merangkul eks teroris beserta keluarganya, paham radikalisme dapat dihentikan. Untuk itu, seluruh masyarakat harus membuka diri.

Sementara itu lanjutnya, instansi pemerintah juga terlibat dalam proses pendampingan dan melakukan evalusi. Harapannya, paham radikalime tidak menjangkit lagi. Mereka kembali ke jalan yang benar.

"Semua orang punya masa lalu dan masa depan. Begitu juga dengan mantan narapidana terorisme. Kita semua berperan membantunya kembali ke jalan yang benar, bukan hanya BNPT," kata Suhardi, Selasa 26 November.

Untuk itu lanjutnya, rapat koordinasi kelompok kerja pendamping sasaran Deradikalisme di Wilayah Sul-Sel, Sul-Teng, Kal-tim, NTB dan Maluku dilaksanakan. Bagaimana program pendampingan ini bisa berjalan dengan maksimal.

Untuk pendampingan di Sulsel, rapat koordinasi kelompok kerja deradikalisasi sedang berlangsung di Hotel Gammara, Jalan Metro Tanjung Bunga, kemarin. Berakhir, Jumat 29 November. (ans)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Mereka yang pernah terjerumus dalam jaringan terorisme dan terpapar paham radikalisme perlu diselamatkan. Makanya, harus dirangkul.

Kepala BNPT, Komjen Pol Suhardi Alius, mengatakan, hanya dengan merangkul eks teroris beserta keluarganya, paham radikalisme dapat dihentikan. Untuk itu, seluruh masyarakat harus membuka diri.

Sementara itu lanjutnya, instansi pemerintah juga terlibat dalam proses pendampingan dan melakukan evalusi. Harapannya, paham radikalime tidak menjangkit lagi. Mereka kembali ke jalan yang benar.

“Semua orang punya masa lalu dan masa depan. Begitu juga dengan mantan narapidana terorisme. Kita semua berperan membantunya kembali ke jalan yang benar, bukan hanya BNPT,” kata Suhardi, Selasa 26 November.

Untuk itu lanjutnya, rapat koordinasi kelompok kerja pendamping sasaran Deradikalisme di Wilayah Sul-Sel, Sul-Teng, Kal-tim, NTB dan Maluku dilaksanakan. Bagaimana program pendampingan ini bisa berjalan dengan maksimal.

Untuk pendampingan di Sulsel, rapat koordinasi kelompok kerja deradikalisasi sedang berlangsung di Hotel Gammara, Jalan Metro Tanjung Bunga, kemarin. Berakhir, Jumat 29 November. (ans)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...