Di Bukunya, Ibrahimovic Bilang Rela Mati Demi Mourinho, Tapi Kane Penghalangnya ke Spurs

Jose Mourinho/Getty Images

FAJAR.CO.ID, LONDON—Zlatan Ibrahimovic begitu mengagumi Jose Mourinho. Dalam sebuah kutipan dari bukunya, I Am Zlatan, striker veteran Swedia itu sudah berbicara dengan jelas tentang The Special One.

“Dia membuat saya tertarik bahkan sebelum kita bertemu. Dia akan menjadi pria yang pada dasarnya saya rela mati untuknya,” tulis Ibrahimovic tentang Jose Jourinho seperti dikutip dari TEAM Talk.

Sebelumnya, mereka pernah bekerja sama di dua klub berbeda. Pertama, Mourinho melatih Ibra di klub Serie A, Inter Milan. Setelah itu, mereka kembali bersama di Manchester United. Meski sudah veteran, Ibra tetap menjadi pilihan utama Mourinho di Old Trafford sebelum ia mengalami cedera.

Kedekatan itu memicu spekulasi bahwa Mourinho akan memboyong Ibra ke Tottenham Hotspur. Itu setelah kontrak Ibra akan berakhir di LA Galaxy, Desember mendatang. Namun, Mourinho membantah laporan yang dimunculkan Corriere Dello Sport itu.

Pelatih kelahiran Setubal, Portugal itu menegaskan dia tidak akan mengontrak Ibrahimovic yang saat ini sudah berusia 38 tahun. Ia mengklaim kesepakatan itu tidak masuk akal untuk saat ini.

Mourinho mengakui, ia memiliki koneksi sangat bagus dengan Ibra yang menurutnya merupakan pemain luar biasa. Namun, ia tidak bisa menggunakan kesempatan memboyong Ibra. Alasannya, Spurs sudah memiliki bomber hebat.

Bomber yang dimaksud adalah Harry Kane. “Kami memiliki striker terbaik di Inggris. Tidak masuk akal untuk mengontraknya ketika kita memiliki Harry Kane,” tegas Mourinho. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir


Comment

Loading...