Dua Jam Terjepit Tali Seling Tower, Pekerja Tower Akhirnya Berhasil Dievakuasi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,MAROS — Setelah dua jam terjepit tali seling di puncak tower, seorang pekerja tower, Lesmono (34) akhirnya berhasil dievakuasi, Senin malam, 26 November.

Ia terjepit di tower di samping kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) atau Kompleks Kantor Bupati Maros.

Informasi yang dihimpun menyebutkan jika Warga BTN Puri Taman Sari, Kota Makassar itu terjepit tali seling saat hendak membongkar tower milik salah satu stasiun radio di Maros yang memiliki ketinggian kurang lebih 40 meter.

Korban yang diketahui tekhnisi menara ini pun bertahan di atas menara menunggu proses evakuasi petugas dari tim Basarnas Makassar dan Pemadam Kebakaran selama kurang lebih dua jam.

Ironisnya lagi sebab proses evakuasi korban pun berlangsung dramatis, sebab kondisi menara sudah dalam keadaan miring dan satu balok tersangkut di ketinggian.

Dimana korban bersama tiga orang lainnya sedang berusaha membongkar menara dengan cara memanjat ke atas dan menurunkan satu persatu balok yang ia lepas.

Namun nahas tali seling yang masih tersangkut di tiang tower justru malah melilit badannya sementara balok menara sudah terlanjur menggantung dari atas.

Kondisi menara yang sudah miring dan ditakutkan roboh pun membuat seorang tim penyelamat memutuskan seorang diri untuk memanjat ke atas menggunakan tali. Beruntung saat sampai di atas korban masih dalam keadaan sadar hingga bisa diarahkan oleh petugas.

Komandan Tim (Dantim) Basarnas, Dadang Tarkas menjelaskan jika pihaknya mendapat informasi mengenai kejadian ini sekitar pukul 19.45 Wita.

“Kami dapat informasi awal dari personel BPBD Maros bahwa telah terjadi kejadian yang membahayakan manusia atas nama Lesmono (34). Dimana korbam saat itu hendak membongkar Tower yang diketahui milik Kominfo. Informasinya itu sekitar pukul 19.45 Wita dan kami langsung ke TKP,” ungkapnya.

Setelah melakukan persiapan lanjutnya satu orang personel kemudian naik menuju tower dan melihat kondisi korban.

Dia menjelaskan jika rescuer yang memanjat, kata dia, menggunakan teknik under delay.

“Jadi korban yang hendak membongkar tower ini terjepit tali seling dari tower. Ada sekitar dua jam ia terjebak di atas,” katanya.

Beruntung kata dia, evakuasi yang memakan waktu kurang lebih sejam yang dilakukan rescue ini berhasil menurunkan korban dari puncak menara. Setelah membuka secara perlahan lilitan tali seling.

Setelah berhasil diturunkan, kata dia, korban diberi bantuan pernafasan oleh tim medis, yang telah bersiaga kemudian korban dilarikan ke RSUD Salewangang Maros untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara, mertua korban Kaharuddin mengatakan jika ia bersama menantunya Lesmono tengah bekerja sejak sore.

Namun nahasnya saat hendak menurunkan tower tersebut, menantunya itu terjepit tali seling.

“Jadi tower ini sudah tua, makanya mau dibongkar. Kami berempat berupaya membongkar tower. Nah Lesmono yang manjat memberikan aba-aba,” ungkapnya.

Saat memberikan aba-aba untuk menarik tali, kata dia, tiba-tiba tower terbanting dan miring.

Tak hanya itu, Lesmono yang tengah berada di puncak tower ini terjepit tali seling.

” Dia terlilit tali seling tower sekitar pukul 18.30. Tower yang mau dibongkar ini ketinggiannya sekitar 55 meter,” aku pria yang juga teknisi radio ini.

Dalam proses evakuasi ini selain melibatkan Basarnas juga ada personel dari BPBD Maros, Damkar Maros, PMI, dan unsur lainnya.(Rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...