Kampanye Selamatkan Hutan Sulsel, Green Youth Movement Bikin Festival

0 Komentar

Hutan mangrove menjadi objek wisata unggulan di Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro. FOTO:SAKINAH/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Komunitas muda pemerhati lingkungan, Green Youth Movement, bersama WALHI Sulawesi Selatan akan menggelar festival forest pada 28 November 2019. Kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung Bulog, Jalan AP Pettarani, Makassar.

“Merawat Hutan, Melestarikan Kehidupan” menjadi tema yang akan dikampanyekan dalam kegiatan Sulawesi Selatan FESTFOREST 2019. Selain itu, salah satu tujuan utama dari kegiatan ini ialah menggalang dukungan publik, mengkampanyekan, dan mempopulerkan gerakan penyelamatan hutan, penyelesaian konflik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan.

Mira Janna, Ketua Panitia Sulawesi Selatan FESTFOREST 2019, mengatakan bahwa kegiatan ini memiliki beberapa item diantaranya Seminar Nasional Lingkungan Hidup tentangg Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat Sebagai Upaya Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim, Launching Hasil Riset dan Pemutaran Video Dokumentasi Hutan Adat Kajang, Lomba Video Pendek Potret Hutan Sulawesi Selatan, Pameran Produk Hutan Non Kayu, dan Live Music, Musikalisasi Puisi, serta pertunjukan teater.

“Dengan terselenggaranya kegiatan ini,FESTFOREST 2019 kami berharap bahwa semoga hutan di Sulawesi Selatan tidak mengalami kerusakan dan tetap lestari”, jelas Mira.

Sebagai pemuda, lanjut Mira, dirinya berharap seluruh pemuda dapat berperan aktif dalam mengkampanyekan dan melindungi hutan yang ada di Sulawesi selatan.

“Kami pastikan peran dan eksistensi Green Youth Movement sebagai komunitas pengkampanye lingkungan akan terus berusaha dan tidak akan berhenti pada Sulawesi Selatan FESTFOREST 2019 ini saja namun akan berlanjut dalam kampanye perlindungan lingkungan hidup di Sulawesi Selatan,” pungkas mahasiswa akhir kesehatan lingkungan Unhas ini. (ham)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...