Susi Pudjiastuti Diisukan Bakal Isi Jabatan di Perum Perindo


Langkah Kementerian BUMN membongkar pasang jabatan di level strategis dinilai cukup radikal. ”Saya katakan, langkah yang dilakukan Erick Thohir ini sangat radikal, dalam arah yang baik, mengoreksi kebijakan pejabat sebelumnya,” tegas pengamat BUMN Said Didu.

Menurut Said, koreksi dimulai dari mengganti semua jajaran pejabat eselon I sampai komisaris. Said menggarisbawahi, hanya langkah radikal dan cepat yang bisa menyelamatkan BUMN. ”Karena BUMN sebelumnya hanya seperti tim event organizer dan kantor tim sukses. Dengan penggantian itu, mudah-mudahan berubah menjadi kantor pengelola BUMN profesional,” ungkap Said.

Said yakin nama-nama calon pemimpin BUMN yang muncul adalah orang-orang pilihan. Mereka semua memiliki kinerja baik. ”Yang kontroversial tentu saja Ahok. Tapi, bukan Ahok namanya kalau tidak kontroversial,” gurau pria yang juga mantan sekretaris menteri BUMN itu.

Bagaimana nama Jonan dan Susi? Said juga mengiyakan bahwa dua kandidat itu cukup kapabel untuk mengisi BUMN. Menurut Said, Susi memiliki latar belakang yang baik dengan suksesnya menangani Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Karena itu, berada di Perum Perindo yang juga bergerak di bidang perikanan cukup cocok bagi Susi. Untuk Jonan, jika benar masuk Garuda Indonesia, lanjut Said, pengalaman dan kesuksesannya membawa PT Kereta Api Indonesia menjadi modal yang sangat kuat. ”Jonan berhasil menjadi Dirut PT KAI dan membawa perusahaan lebih maju. Dia juga sukses menjadi seorang menteri. Jadi, ya kapabel lah. Apalagi, semua dewan direksi harus melalui fit and proper test,” katanya.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR