Inilah Potret Kinerja Lamban Kepemimpinan Iqbal Suhaeb

PJ Walikota Makassar Iqba Suaheb saat memberikan award kepada para entitas pajak di Hotel Claro, beberapa waktu lalu. (Foto: IST)

Berutang Demi Siswa, Anggaran Rp50 Juta Belum Cair

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kinerja birokrasi Pemerintah Kota Makassar di bawah kendali PJ Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb berjalan lambat.

Anggaran operasional 10 SMPN baru di Makassar hingga ujung tahun tak kunjung cair. Sudah dijanji Rp50 juta. Demi siswa tetap belajar, manajemen sekolah terpaksa berutang terus.

Sejak 10 SMPN baru itu dibuka dan memulai proses belajar mengajar, belum ada sepeser pun bantuan anggaran diberikan. Di sisi lain, sebagai sekolah baru, kebutuhan sangat banyak dan mendesak. Khususnya sarana dan prasarana belajar.

Pemkot Makassar sudah menjanjikan akan memberikan bantuan biaya operasional sebesar Rp50 juta untuk setiap sekolah. Bantuan itu sudah dianggarkan melalui APBD Perubahan Pemkot Makassar.

Wakasek Kesiswaan SMPN 47 Makassar, Arievai menuturkan, akibat tak ada anggaran, sekolah terpaksa berutang agar proses belajar mengajar bisa tetap berjalan. Khususnya untuk pengadaan buku dan biaya operasional sehari-hari.

“Kita sudah mengambil 2.180 eksamplar buku dari 33 judul. Kalau ditotal, harganya sudah Rp40 juta lebih. Itu kita mengutang dari rekanan,” bebernya kepada FAJAR, Rabu, 27 November.

Nantinya, utang tersebut boleh dibayarkan ketika sekolah sudah mendapatkan bantuan anggaran. Sayangnya, hingga kini belum ada kejelasan kapan anggaran operasional mereka bisa diterima.

Komentar

Loading...