PD Parkir Bantah Kebocoran Anggaran, Kepala Bapenda: Kalau Begini untuk Apa Ada Perusda?

Kepala Bapenda Kota Makassar Irwan Adnan.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PD Parkir Makassar Raya menyebut setoran jukir sudah sesuai target setiap wilayah. Kenyataannya, realisasi penerimaan retribusi parkir jauh dari target.

Realisasi pendapatan parkir tepi jalan misalnya, hanya Rp6,78 miliar hingga triwulan III. Padahal, targetnya sebesar Rp27 miliar. Begitu pula pendapatan dari titik lainnya, seperti parkir langganan bulanan. Targetnya Rp11,48 miliar, tetapi realisasinya hanya Rp3,43 miliar.

Humas PD Parkir Makassar Raya, Asrul membantah dugaan ada kebocoran atau potongan setoran dari para juru parkir (jukir) yang berjumlah total 1.800 orang. Penarikan uang setoran jukir melalui kolektor.

Asrul berdalih, tidak tercapainya target pendapatan PD Parkir lantaran target yang menigkat. Tahun ini target yang dibebankan cukup besar, yaitu Rp46,4 miliar. Realisasinya hingga Oktober baru 32 persen.

“Kalau mau dilihat dari triwulan ketiga tahun lalu dengan sekarang, ada selisih Rp400 juta sampai Rp500 juta kenaikannya,” kilahnya.

Menurut Asrul, proses kerja kolektor juga diawasi ketat. Mereka juga harus menutupi jika ada kekurangan setoran di wilayahnya. Bukan hanya jukir.

Asrul menjelaskan, kolektor PD Parkir dibagi di 21 wilayah. Setiap wilayah ada satu kolektor. Mereka membawahi antara 30 hingga 50 jukir untuk mengumpulkan setoran ke bank setiap harinya.

“Ada pengawasan. Mereka punya ceklis berdasarkan wilayah yang dilaporkan ke kantor. Jadi kalau kemungkinan terpotong, jauh. Kalau kurang tanggung jawab kolektor,” ungkap Asrul, Rabu, 27 November 2019.

Komentar

Loading...