Korupsi Dana Desa, Kepala Lembang Bau Tana Toraja Dijatuhi Hukuman 4 Tahun Penjara

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKALE — Kasus korupsi di lembang Bau kecamatan Bonggakaradeng Tana Toraja yang diusut kejari Makale Tana Toraja dengan terdakwa Karman Lado memasuki babak baru.

Pengadilan Tinda Pidana Korupsi (Tipikor) Makasar menjatuhkan vonis 4 tahun penjara kepada Karman yang tak lain adalah Kepala Lembang–sebutan kepala desa di Tana Toraja Sulawesi Selatan.

Dalam melakukan perbuatannya, Karman tidak sendiri. Ia bersama Topan Mangalik, tim pelaksana kegiatan anggaran dana desa tahun 2017 juga dikenai hukuman pengadilan tipikor Makassar.

Keduanya secara sah dan terbukti melakukan mark up anggaran dana desa pengadaan dan pembangunan pembangkit tenaga Microhidro yang merugikan negara kurang lebih Rp800 juta per tahun anggaran 2017 silam.

Selain penjara selama 4 tahun keduanya juga didenda. Karman Rp50 juta, sedangkan Topan Rp180 juta.

Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Jefry P Makapedua mengatakan kedua terdakwa telah ditahan. Keduanya akan dipindahkan dari Lapas IIB Makale Tana Toraja ke Rutan di kota Makasar.

“Dengan kasus ini, saya minta agar para kepala Lembang atau desa mengelola dana harus sesuai dan taat aturan. Saya dengan tegas siapapun yang ikut terlibat dan melakukan pelanggaran dengan dana desa akan saya proses sesuai dengan hukum yang berlaku, ” tegas Jefry, Rabu 28 November di kantornya.

Meski begitu, kuasa hukum terdakwa Yohanis Kundang SH mengatakan jika pihaknya masih menunggu langkah hukum selanjutnya.

“Kita sementara menunggu jawaban dari terdakwa untuk langkah hukum selanjutnya,” jelas Yohanis, Jumat (29/11/2019). (fkt)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...