Infografis

Visa Picu Ongkos Haji Naik

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Usulan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1441 H/2020 sudah diusulkan oleh Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi. Besarannya sekitar Rp35.235.602.

Adanya biaya visa, disebutkannya akan berdampak pada kenaikan BPIH. Apalagi tambahan biaya tersebut sangat besar, yakni SAR300 atau Rp1.136.001 yang akan dikenakan kepada jemaah baru tahun depan.

Dalam waktu dekat ini, Fachrul Razi mengaku akan segera ke Arab Saudi. Selain untuk MoU terjait program haji, dia juga akan melobi tambahan dana visa agar bisa dipangkas atau dihapuskan sebagai tanggungan jemaah.

“Rata-rata usulan tahun depan tak jauh beda dengan tahun ini. Yang baru, tambahan biaya visa. Saya sudah sampaikan ini ke Dubes Arab Saudi, kami berupaya agar bisa diringankan,” bebernya, saat Raker soal BPIH di Komisi VIII DPR RI, Kamis, 28 November.

Dengan nilai BPIH tersebut, pihaknya juga telah memberi subsidi yang cukup besar. Misalnya saja, dari sektor penerbangan. Tiket PP sebetulnya mengalami kenaikan, hanya saja ada subsidi tambahan, yang mengurangi beban masyarakat.

Tiket PP naik sebesar Rp685.496 dari yang awalnya Rp30.079.285 menjadi Rp30.764.781. Akan tetapi warga hanya membayar sebesar Rp28.419.596. Bantuan keringanan diambil dari nilai manfaat dana yang diberikan sebesar Rp37.923.162.

“Totalnya Rp8 triliun lebih. Komponen penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi itu mencapai Rp7,1 triliun. Sementara untuk di dalam negeri mencapai Rp867 miliar,” tambahnya.

Pun pihaknya berharap kerja sama dengan DPR RI dalam penyusunan dan kajian BPIH. Nantinya BPIH akan terbagi berbeda di semua embarkasi berdasarkan tata letaknya, untuk penentuan biaya transportasi penerbangan.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Muh Fauzy menambahkan, dewan dan Kemenag bersepakat membantuk panitia kerja ibadah haji. Panitia ini akan secepatnya dapat memulai pembahasan asumsi dasar dan rincian biaya haji.

“Intinya pelayanan jemaah haji harus lebih baik. Kenyamanan dan ketersediaan kebutuhan harus jadi prioritas. Layanan kesehatan harus ditingkatkan mengigat tahun lalu banyak jemaah haji sakit,” katanya. (ful/abg-zuk)

Comment

Loading...