Menyebar Hoaks Bayi Lahir Setelah Makan Usus Sang Ibu, Ini Faktanya

0 Komentar

SCREENSHOT

FAJAR.CO.ID — Sebuah video miris tentang bayi yang lahir dalam kondisi tidak normal beredar di WhatsApp, kemarin. Kulitnya tampak sangat keras dan pecah-pecah. Mulutnya sangat besar dan terus menangis. Kedua matanya tampak berwarna merah. Pembuat hoax yang kurang ajar menyebut perilaku bayi itu seperti monster. Memakan habis usus ibunya dan menggigit tangan perawat hingga meninggal.

”Bayi ini 11 bln dlm perut ibunya. Habis usus ibunya dimakan oleh Bayi ini, kemudian dokter mengoprasi ibunya untuk mengeluarkan Bayi ini. Ketika Bayi ini keluar, dia gigit tangan perawat. Setelah 3 jam si Perawat meninggal,” bunyi penggalan narasi yang beredar kemarin (28/11).

Video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan seorang bayi tergeletak dengan beralas sarung. Tidak ada keterangan mengapa bayi tersebut terbengkalai dan dikerubuti lalat. Beberapa orang tampak merekam kejadian itu.

Berdasar penelusuran dengan situs padanan gambar, video serupa beredar di YouTube. Salah satu yang mengunggahnya adalah kanal Snakepiamoman pada 21 Juli 2019. Judulnya Baby of Human and Animal Parents. Ah, ternyata sang pemilik kanal juga membuat hoax dengan memanfaatkan video itu untuk mendulang viewer dan subscriber.

Jawa Pos lantas menemukan, capture video yang sama diunggah kanal YouTube India Today pada14 Juni 2016. Judulnya, Harlequin Baby Dies in Hospital. Tampak kesamaan bentuk mata, mulut, dan kulit bayi di foto itu dengan bayi yang ada di video yang menyebar lewat WhatsApp.

Kanal India Today menyebutkan, bayi itu mengidap kelainan genetik yang disebut sebagai Harlequin. Bayi yang lahir dengan kelainan langka itu akhirnya meninggal di rumah sakit di Nagpur, India. Anda dapat melihatnya di bit.ly/KelainanGenetik.

Portal India Today juga memberitakan kasus serupa dengan bayi yang berbeda. Judulnya Harlequin baby born to UP woman dies. Berita yang terbit pada 26 September 2018 itu menjelaskan bahwa bayi yang lahir dengan Harlequin ichthyosis tersebut meninggal pada Selasa setelah mengalami masalah pernapasan di Rumah Sakit Kasturba Gandhi, Daryaganj, India.

Kulit yang sangat keras dan tebal itu menutupi sebagian besar tubuh bayi. Kemudian, kulit tersebut pecah dan membentuk retakan atau celah-celah yang dalam. Dr Maruti Sinha, konsultan senior obstetri dan ginekologi, mengaku kali pertama menangani kasus seperti itu. ”Sampai saat ini, di India hanya ada tiga kasus seperti itu. Dilaporkan, mereka semua meninggal segera setelah lahir,” paparnya. Anda dapat membacanya di sini.

Situs pencari fakta India altnews.in juga mengulas video serupa pada 26 November 2019. Alt News menegaskan, klaim yang menyebut bayi itu iblis jahat, membunuh sang ibu dan seorang perawat, adalah klaim yang salah. Bayi tersebut lahir dengan kelainan genetik yang fatal dan langka, Harlequin ichthyosis. Anda bisa membacanya di sini.

FAKTA

Bayi dengan kondisi kulit mengeras dan pecah-pecah dalam video yang menyebar itu mengalami kelainan genetik Harlequin ichthyosis. Bukan bayi monster yang memakan usus ibunya dan membunuh perawat. (JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...