Pelajar Tewas Usai Terkena Lemparan dari Pamannya

0 Komentar

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Paman seorang pelajar berinisil F, Abdul Rahman, murka. Sebab, F menolak perintahnya.

Karenanya, semen yang sudah mengeras langsung dilayangkan ke arah F. Tak! Semen membatu itu mendarat di bagian telinga kiri belakang F. Sesaat setelahnya, F tersungkur di tanah.

Kapolsek Biringkanaya, Kompol H Ashari, mengatakan, Rahman yang sedang mengerjakan bangunan meminta F untuk mengaduk semen. Hanya saja, F menolak.

Dari keterangan saksi lanjut Ashari, F melontarkan kalimat yang menyinggung perasaan pamannya. “Mana buruhmu,” begitu kata F diulangi Ashari. Karenanya, spontan Rahman melempar ponakannya itu.

Ternyata lemparannya mengenai bagian yang sangat vital. Sehingga F tiba-tiba pingsan dan sempat dibawa ke rumah sakit. “Tetapi korban tidak bertahan, dan dinyatakan meninggal dunia,” bebernya.

Sementara itu, Rahman sudah melarikan diri, setelah peristiwa itu terjadi pada Sabtu siang, 30 November 2019 sekitar pukul 14.30 Wita. Pihak kepolisian masih melakukan pengejaran. (ans)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...