Penyimpangan Seksual Mengintai Penghuni Asrama, Ini Saran dr Dewi Inong Irana

Minggu, 1 Desember 2019 11:50

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID — Komunitas Pengasuh Asrama se-Indonesia (KOMPARASI) menggelar Temu Nasional (Temnas) KOMPARASI perdana setelah 10 tahun komunitas pengasuh asrama se-Indonesia ini digagas oleh SMART Ekselensia Indonesia. Sebanyak 230 peserta dari beragam sekolah berasrama dan pondok pesantren di Indonesia mengikuti perhelatan akbar tahunan ini guna meningkatkan kapasitas mereka sebagai pengasuh asrama.

Tema Transformasi Pengasuhan: Membangun Generasi Peradaban menjadi acuan mencari solusi terhadap permasalahan di asrama. “Di asrama banyak problematika yang membutuhkan solusi terbaik, karena itulah KOMPARASI dihelat agar para pengampu asrama bisa memberikan paradigma baru tentang pengasuhan kepada pengurus asrama lainnya,” kata Hodam Wijaya, Ketua KOMPARASI, via rilis yang dikirim Humas Dompet Dhuafa, Minggu (1/12/2019).

Salah satu masalah yang ditakutkan terjadi di dalam asrama ialah terjadinya penyimpangan seksual pada anak usia balig. Supaya para pengasuh asrama lebih melek dan bisa minimalisasi permasalahan ini KOMPARASI mengundang dr Dewi Inong Irana, SpKK, dokter Spesialis Kulit dan Kelamin merangkap Aktivis Profesional Independen.

“Manusia diciptakan hanya dua jenis kelamin laki-laki dan perempuan, derajatnya sama hanya tugasnya yang berbeda,” kata sosok tegas yang dipercaya sebagai Saksi Ahli di Mahkamah Konstitusi untuk Pasal Permisivitas Seksual.

Dokter Inong juga mengkritisi maraknya situs-situs porno di internet, menurutnya situs-situs porno menyumbang terjadinya penyimpangan seksual.

Komentar


VIDEO TERKINI