Tak Elok Jika Pimpinan DPRD Dipecat Gara-gara Lem Aibon

Minggu, 1 Desember 2019 09:41

FAJAR.CO.ID — Pengamat komunikasi politik Ari Junaedi menilai, akan sangat fatal jika pimpinan DPRD DKI Jakarta sampai memecat anggota dewan dari Fraksi PSI William Aditya Sarana, sebagai tindak lanjut dari putusan Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI.

BK DPRD sebelumnya menyatakan William melanggar tata tertib, setelah mengunggah dokumen rancangan KUA PPAS DKI Jakarta 2020 ke media sosial. Dalam dokumen itu terlihat antara lain keanehan usulan pembelian lem aibon yang nilainya mencapai hingga Rp82 miliar.

“Saya kira akan fatal dampaknya jika DPRD DKI sampai memecat William. Selain tidak populer, langkah fatal DPRD akan menjadi starting point bagi aksi-aksi dukungan terhadap William,” ujar Ari kepada JPNN.com, Sabtu (30/11).

Menurut dosen di Universitas Indonesia ini, energi DPRD akan habis menghadapi hujatan, bully, aksi jalanan dan opini yang buruk terhadap lembaga itu.

Padahal, di awal masa bulan madu DPRD DKI yang baru, kata Ari, perlu apresiasi positif dari publik. Dukungan publik akan menjadi taruhan besar jika pimpinan DPRD menempuh langkah yang salah.

Bagikan berita ini:
6
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar