Warga PWI Tanam Pohon di Bantaran Sungai Jeneberang

0 Komentar

Pemerintah kelurahan bersama warga tanam pohon.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, warga RT 02 RW 05, Perumahan PWI dan Villa Permata Harapan Jl Dg Tata Raya, Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate melakukan penanaman pohon. Untuk tahap pertama, Minggu, 1 Desember 2019 pagi ini, sebanyak 70 bibit pohon ditanam.

Total 300 bibit pohon yang akan ditanam. Bibit pohon tersebut ditanam di sepanjang bantaran Sungai Jeneberang. Rencananya sisanya akan ditanam pada tahap kedua. Jenis pohon yang ditanam pada tahap pertama pagi ini di antaranya Matoa, Mahoni, Akasia, Bambu, dan pohon Angsana.

Sebanyak 100-an warga Perumahan PWI dan Villa Permata Harapan, serta warga yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Jeneberang. Hadir dalam penanaman bibit pohon tersebut Lurah Parangtambung mewakili Camat Tamalate, Yudistira, Ketua RW 05, Ketua RT 02, Rahmatia Dg Baji, Ketua LPM, serta para pengurus Perumahan Villa Permata Harapan. kegiatan ini juga disupport oleh Bank Sulselbar.

Koordinator Kegiatan, Amin Narang, mengatakan, kegiatan ini sudah lama direncanakan. Bibit pohon sebanyak 300 akan ditanam secara bertahap. Semua bibit tersebut ditanam di sepanjang bantaran sungai, agar mampu menjadi penopang mencegah terjadinya abrasi.

“Jadi, selain untuk penghijauan, penanaman pohon ini juga untuk menghindari semakin meluasnya dampak abrasi air sungai. Semoga semua pohon yang ditanam ini bisa tumbuh dengan subur,” ujar Amin.

Lurah Parangtambung, Yudistira, mengapresiasi setinggi-tingginya dengan kegiatan penanaman pohon itu. Diakuinya, baru Perumahan PWI dan Villa Permata Harapan di wilayahnya ini yang melaksanakan dan peduli kegiatan penanaman pohon tersebut.

“Apalagi, kegiatan ini merupakan program setiap tahunnya. Kami berharap Perumahan PWI menjadi pioner, dan bantaran sungai memang sangat penting untuk dihijaukan,” paparnya.

Yudistira menambahkan, kegiatan ini sangat positif dan manfaatnya akan terasa 10 tahun ke depan. “Nah, tinggal bagaimana menjaga dan melestarikan sehingga bibit pohon itu bisa tumbuh nantinya, karena yang sulit memang menjaganya. Jadi inilah tantangan kita. Intinya, aksi menanam pohon merupakan kegiatan yang sangat mulia,” pungkas Yudistira. (ram)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...