Berturut-turut Jatuh ke Sumur, Ade, Dudung, dan Nurdin Tewas

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SUKABUMI – Sebanyak tiga warga Kampung Kamandoran RT 03 RW 10 Desa Karang Tengah, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia di dalam sumur, Minggu (1/12) sore. Ketiganya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan yang datang ke lokasi kejadian.

Ketiga korban adalah Ade Rohman, 32, dan mertuanya Dudung, 50. Lalu Nurdin, 55, tetangga mereka.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Kamandoran RT 03 RW 10 Desa Karang Tengah, Cibadak, Minggu (1/12/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Mereka tewas dalam sumur sedalam 5 meter yang akan dipasangi pompa air.

Dede Ardiansyah, warga Kampung Kamandoran mengatakan, korban Ade Rohman awalnya sedang memasang pompa air di dalam sumur.

Lalu jatuh ke bawah sumur. Dia lalu teriak minta tolong sehingga didengar mertuanya, Dudung. Kemudian Dudung datang menolong, namun dia juga jatuh.

“Istri korban Ade teriak lagi minta tolong. Didengar Pak Nurdin yang sedang nyangkul. Pas mau menolong. Ia terjatuh juga,” katanya.

Warga berdatangan ke lokasi, mereka tidak berani menolong ketiganya karena khawatir ada gas beracun di dalam sumur.

“Akhirnya ada yang melapor ke polisi dan petugas penyelamat berdatangan,” lanjut dia.

Evakuasi kemudian dilakukan pihak kepolisian, Pemadam Kebakaran, Pramuka Peduli dan BPBD Kabupaten Sukabumi.

Sekitar 45 menit jasad ketiga korban berhasil dievakuasi.

Posisi korban berurutan, yang paling bawah kondisinya terjungkir. Posisi kepala di bawah air, ada di dasar sumur.

Lalu korban kedua berdiri di bawah permukaan air. Lalu korban ketiga menghimpit atau di atas kedua korban sebelumnya.

Kanit Reskrim Polsek Cibadak, Iptu Madun menduga ada gas beracun di dalam sumur yang membuat korban sesak nafas dan tewas di dalam sumur.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad ketiga korban dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk pemeriksaan lebih lanjut. (jpnn/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...