Indonesia Butuh Variasi Serangan di Dua Laga Terakhir untuk Lolos Semifinal SEA Games

0 Komentar

Foto: IST

FAJAR.CO.ID, MANILA—Tim nasional Indonesia U-23 takluk dalam laga ketiga Grup B Cabang Olahraga Sepakbola SEA Games 2019 kontra Vietnam, malam tadi. Hasil itu membuat Indonesia tertahan di posisi ketiga dengan enam poin.

Meski begitu, peluang Tim Garuda untuk lolos ke semifinal masih terbuka karena Vietnam dan Thailand akan saling bertemu di pertandingan terakhir. Tapi, syaratnya Indonesia mereka harus mencetak banyak gol di dua laga terakhir kontra Brunei Darussalam dan Laos. Ini wajib mengingat selisih gol akan menjadi salah satu penentu negara yang lolos.

Oleh karena itu, Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan UNM, Dr. Hasyim. M. Pd menegaskan bahwa variasi serangan sangat dibutuhkan Indonesia di pertandingan ini. Gaya serangan monoton menurutnya akan membuat Indonesia kesulitan mencetak banyak gol.

“Daya tahan fisik dan variasi penyerangan harus menjadi perhatian utama untuk pelatih agar tim Indonesia mampu meraih kemenangan di pertandingan selanjutnya. Kesadaran atlet dalam menjaga recovery juga sangat penting untuk pertandingan selanjutnya,” kata Hasyim yang menyaksikan langsung laga Indonesia versus Vietnam bersama Menteri Pemuda dan Olahraga dan petinggi PSSI.

Terkait pertandingan kontra Vietnam, Hasyim menyebut upaya Asnawi Mangkualam Bahar dan kawan-kawan sudah maksimal. “Di awal babak pertama Indonesia sangat mendominasi pertandingan sehingga mampu mencetak bola ke gawang Vietnam lewat Sani Rizki pada menit ke-23,” ujarnya.

Namun pada babak ke dua, Indonesia yang dipaksa bertahan akhirnya harus mengakui keunggulan Vietnam. Gawang Tim Garuda diebol Tranh Chung pada menit ke-64 dan Nguyen Hoang Duc di injury time. Dengan hasil ini, tim Indonesia harus bekerja keras untuk bisa memastikan lolos ke babak selanjutnya.

“Para pemain seperti kaget dengan gol pertama Vietnam sehingga kesulitan menaikkan tempo bermain. Terlihat jelas bahwa aliran bola tidak berjalan begitu baik sehingga lawan mampu meredam dan menguasai lini tengah. Aliran bola Vietnam lebih cepat dan terorganisir sehingga mampu mencetak gol kemenangan pada menit injury time,” tandasnya. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...