Infografis

Sulsel Lupakan Hasil Buruk 2017

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — SEA Games Kuala Lumpur, Malaysia pada 2017 lalu memutus tradisi emas atlet Sulsel yang memperkuat kontingen Indonesia. Bahkan, pada cabor karate sekalipun, hanya mampu merebut perak.

Jejak Faisal, Fadelis, dan Aswar sebagai peraih emas SEA Games lima kali berturut-turut pun masih jadi pencapaian terbaik sejauh ini. Kini, Sulsel menatap SEA Games Filipina 2019. Sepuluh atlet Sulsel di SEA Games 2017 pun menutup pesta olahraga se-ASEAN tersebut dengan satu medali perak dan tiga medali perunggu.

Kini, berbekal prestasi internasional atlet yang dibawa SEA Games, Sulsel berambisi menyumbang lima lima emas untuk Merah Putih. Dari enam cabor yang diikuti 13 atlet Sulsel, hanya billiard yang belum masuk radar.

Sementara kelima cabor itu seperti, karate, sepak takraw, dayung, angkat besi, dan sepakbola berpotensi emas. Khusus cabor karate, ambisi mengembalikan emas, diusung tinggi-tinggi.

Pelatih Kepala PB FORKI, Mursalim Bado’o mengungkapkan, sejarah medali emas Indonesia ada pada kata, di mana tumpuannya berasal dari atlet Sulsel. “Saingan mereka hanya Vietnam dan Malysia,” ujarnya, Sabtu, 30 November.

Jika mampu mengalahkan wakil kedua negara tersebut untuk kelas kata pada penyisihan, maka peluang emas bisa diraih. Andi Dasril, Andi Tomi, dan Albiadi yang hanya mampu meraih perak pada SEA Games sebelumnya diharapkan bisa mengikuti jejak seniornya.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR