Insentif Guru Honorer Bakal Naik 100 Persen

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kesejahteraan guru honorer juga menjadi perhatian Pemprov Sulsel. Insentifnya dijanjikan naik signifikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Asri Sahrun Said mengatakan, penghasilan guru honorer saat ini jauh dari standar kelayakan. Upah guru honorer hanya Rp10 ribu per jam.

Bila seorang guru mengajar 24 jam seminggu, praktis penghasilan per pekan hanya Rp240 ribu. “Artinya, penghasilannya sebulan di kisaran Rp960 ribu. Itu jauh dari standar,” ungkap Asri usai Peringatan Hari Guru di Hotel Claro, Senin, 2 Desember.

Dia berjanji akan membuka komunikasi dengan DPRD. Apalagi gubernur sudah memberi sinyal untuk mendorong kesejahteraan para honorer. Menurutnya, para honorer juga harus hidup layak.

“Kalau saya sih, usulnya bisa insentif menjadi Rp20 ribu per jam. Kita harap lancar nanti. Kami sedang perjuangkan bisa ditingkatkan. Ada guru 9.000 honorer. Sekitar 7.000 itu ditanggung APBD,” bebernya.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menuturkan pihaknya juga akan memprogramkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru. Termasuk akan mengirimkan guru berprestasi ke luar negeri. Lewat skema short course atau kursus singkat.

“Para guru nanti bisa belajar. Membandingkan kurikulum, model pembelajaran terutama di negara-negara maju,” tuturnya.

Nurdin juga meminta agar sekolah-sekolah memperhatikan kondisi infrastrukturnya. Terutama toilet dan halaman. Menurutnya, mesti dibenahi.

“Kalau toilet jorok, hitam dan bau lagi, wah bagaimana mau nyaman. Halaman-halaman sekolah juga harus dipercantik. Ini tugas Disdik,” tukasnya. (fik)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...