MA Vonis Lepas Mantan Direktur Keuangan Pertamina Ferederick ST Siahaan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Mahkamah Agung (MA) memutus lepas mantan Direktur Keuangan Pertamina, Ferederick ST Siahaan. Padahal, Ferederick dihukum 8 tahun penjara pada kasus korupsi blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia pada 2009 yang merugikan negara hingga Rp 568 miliar.

“MA mengabulkan permohonan kasasi terdakwa dan membatalkan putusan Pengadilan Tipikor pada PT DKI Jakarta Nomor 24/Pid-Sus – TPK /2019/PT.DKI,” kata Kepala Humas MA, Abdullah dikonfirmasi, Selasa (3/12).

Putusan tersebut diputuskan pada Senin, 2 Desember 2019 oleh majelis hakim kasasi Suhadi sebagai ketua majelis, Krishna Harahap dan Abdul Latif masing-masing sebagai hakim anggota.

Dalam pertimbangannya, MA menyatakan, meski Ferederick dinilai terbukti melakukan perbuatan sebagaimana yang didakwakan penuntut umum, tetapi perbuatan tersebut bukan merupakan tindak pidana.

“Pertimbangan hukum majelis hakim kasasi antara lain, terdakwa menandatangani Sale Purchase Agreement (SPA) sebagai penjamin (guarantor) berdasarkan mandat dari Karen Agustiawan sebagai Dirut PT. Pertamina sehingga tanggung jawab tetap ada pada pemberi mandat,” ucap Abdullah.

Menurutnya, penandatanganan terdakwa sebagai penjamin merupakan perintah jabatan sesuai Pasal 51 ayat (1) KUHP sehingga Terdakwa tidak dapat dipersalahkan. Begitu juga dengan keuangan anak perusahaan BUMN tidak termasuk keuangan negara (vide putusan MK No.01/PHPUPres/XVII/2019).

“Karena modal dan sahamnya tidak berasal dari penempatan langsung dari negara sehingga kerugian yang dialami oleh PT. PHE sebagai anak perusahaan PT. Pertamina bukanlah kerugian keuangan negara,” tukas Abdullah.

Sebelumnya, Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan pidana kepada mantan Direktur Keuangan Pertamina, Ferederick ST Siahaan menjatuhkan hukuman penjara selama 8 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan kurungan. Karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. (jpc/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...