Malam Tahun Baru Momen Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang memanfaatkan momentum pergantian malam tahun baru 2020 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke ibukota ota Jawa Tengah ini.

Selain berupaya menyiapkan sejumlah kawasan wisata agar dapat prima dalam menerima lonjakan kunjungan wisata, pagelaran musik bertabur bintang lintas genre juga diinisiasi oleh Pemerintah Kota Semarang.

Dipusatkan di area Jalan Pemuda Kota Semarang, sejumlah musisi akan bergantian mengisi panggung termasuk Naif, Denny Caknan, Ndarboy Genk hingga Pendhoza. Basis fans yang besar dari keempat penampil tersebut, diharapkan mampu menjadi daya ungkit kunjungan wisata ke Kota Semarang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari optimistis agenda malam tahun baru di Kota Semarang dapat menarik minat masyarakat dari luar kota. Khususnya untuk menghabiskan malam tahun baru di Kota Semarang.

“Kegiatan ini nantinya gratis, sehingga bisa dinikmati oleh siapapun, sehingga rasanya bisa menjadi salah satu daya tarik utama tahun baru di Kota Semarang,” ujarnya baru-baru ini.

“Apalagi dengan penyelenggaraan agenda tahun baru Pemerintah Kota Semarang tahun ini yang berbeda, yaitu di Jalan Pemuda, harapannya bisa lebih banyak yang terlibat dalam kegiatan tersebut,” imbuh wanita yang akrab disapa Iin tersebut.

Di sisi lain, meski kegiatan tersebut gratis dan terbuka untuk umum, namun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang merencanakan akan memperketat penjagaan di lokasi sekitar penyelenggaraan.

Adapun peningkatan penjagaan tersebut antara lain dengan memberlakukan pengecekan tubuh dan nafas bagi masyarakat sebelum masuk ke area kegiatan.

Diharapkan dengan adanya pengecekan tersebut, kenyamanan dan keamanan masyarakat yang ingin menghabiskan malam tahun baru di Jalan Pemuda Kota Semarang dapat terjaga.

Hal tersebut seperti yang dituturkan oleh Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Agus Joko Triyono.

Agus menjelaskan, adanya rencana pemberlakuan pengecekan tubuh dan nafas pada kegiatan malam tahun baru tersebut adalah untuk melakukan screening penonton di lokasi kegiatan.

“Dari evaluasi beberapa event yang telah berlangsung, rasanya bukan hanya kemeriahan, tapi kenyamanan kegiatan juga menjadi salah satu fokus. Sehingga pengecekan tubuh dan nafas tersebut diberlakukan sebagai tindakan preventif dalam menjaga ketertiban selama acara,” jelas Agus.

“Ini menjadi salah satu inovasi penyelenggaraan yang kami lakukan agar tidak ada kejadian-kejadian yang nantinya mengganggu jalannya kegiatan,” terangnya. (Sen)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...