Munas Golkar, Pengamat Sebut Nurdin Halid Sedang Cari Keuntungan


FAJAR.CO.ID, JAKARTA —Meski ada delapan kandidat, rivalitas Airlangga Hartanto dengan Bambang Soesatyo paling mencolok. Delegasi Sulsel pun ikut bermanuver.

Munas Partai Golkar menjadi persaingan terbuka petahana Airlangga dan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). Pemilihan ketua umum yang baru itu akan digelar di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa-Jumat, 3-6 Desember.

Keduanya pun telah mengembalikan formulir. Bamsoet mengembalikan formulir pada pukul 13.00 WIB di kantor DPP Partai Golkar. Formulirnya diterima langsung oleh Ketua Komite Pemilihan Munas Golkar, Maman Abdurrahman.

Sementara Airlangga Hartanto, mengembalikan formulir sekitar pukul 16.30 WIB. pengurus teras DPP pun ikut menemani Menko Perekonomian ini. Ada Sekjen DPP Golkar Golkar Lodewijk Feidrick, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Ketua Fraksi Golkar DPR RI Kahar Muzakir, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, dan pejabat lain.

Selain itu, beberapa ketua DPD I dan DPD II hadir dalam pengembalian formulir. Bahkan Maman Abdurrahman, yang menerima formulir Airlangga memberi sambutan, setelah sebelumnya bungkam saat menerima pendaftaran Bamsoet. Ketua Panitia Munas Mechlias Markus Mekeng, juga tampak datang.

Maman Abdurrahman mengatakan, panitia sebenarnya ingin agar syarat dukungan 30 persen diberikan melalui surat tertulis. Akan tetapi, keputusan terakhir akan diserahkan kepada peserta munas.

“Ada 560 pemilik suara di munas. Mereka berasal dari DPD II, DPD I, DPP Partai Golkar, dan ormas-ormas partai. Munas rencananya akan dibuka Presiden Jokowi,” bebernya, di DPP Golkar, kemarin.

Komentar

Loading...