Infografis

Penyaluran KUR Cukup Agresif

0 Komentar
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulsel cukup kencang. Melampaui target, sehingga alokasi tahun depan dipastikan naik. HINGGA awal November lalu, serapannya sudah mencapai 101,50 persen. Nilainya Rp6,73 triliun dari target tahun ini sebesar Rp6,63 triliun. “Sulsel mencatat prestasi penyaluran KUR yang melampaui target. Hingga akhir November 2019, akad kredit penyaluran KUR telah mencapai Rp6.73 triliun dengan 246.802 debitur,” sebut Kepala Kanwil DJPb Sulsel, Sudarmanto pada Rapat Koordinasi Kredit Program 2019 di kantornya, Senin, 2 Desember. Dalam rapat koordinasi itu, kembali dibahas bagaimana agar kian memasifkan lagi penyaluran KUR dan UMI (Ultra Mikro) untuk seluruh lapisan masyarakat, rakyat sejahtera. UMI ini adalah penyaluran bantuan rakyat kecil, opsi yang tidak tersentuh oleh KUR. UMI syaratnya tanpa jaminan, namun maksimal pinjaman Rp10 juta. “Realisasi pembiayaan UMI mencapai Rp10.03 miliar dengan 2.946 debitur. Atas capaian tersebut kami sampaikan apresiasi yang setinggi-tinginya untuk seluruh stakeholder yang terlibat,” lanjutnya. Dalam kesempatan itu, Kanwil DJPb juga memberikan apresiasi kepada empat pemda yang memiliki prestasi kinerja pengelolaan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) pada periode tahun 2019. Mereka berasal dari Sidrap, Maros, Sinjai, dan Bantaeng. “Kami mengharapkan agar pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kinerjanya dalam mengelola SIKP,” harap Sudarmanto.
Editor : Fadel


Comment

Loading...