Batu Tajam Tepat Mengenai Leher, Fikram Imappa Tak Tertolong

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pelarian Abd Rahman bin Abdul Hamid berakhir. Pihak kepolisian Polrestabes Makassar berhasil membekuknya.

Lelaki berusia 50 tahun itu melarikan diri setelah menerima kabar, bahwa keponakannya, Fikram Imappa (14) tak dapat diselamatkan. Ia tewas akibat lemparan batu Abd Rahman, Sabtu, 30 November.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Yudhiawan Wibisono mengatakan, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor pinjaman setelah peristiwa pelemparan terjadi.

“Hanya gara-gara saling ejek, merasa tersinggung, pelaku langsung melempar batu. Batunya ini sangat tajam. Rupanya mengenai belakang leher sebelah kiri. Korban langsung pingsan, lalu dibawa ke rumah sakit. Tapi sudah meninggal,” kata Yudhiawan saat rilis di Mapolretabes Makassar, Kamis, 5 Desember.

Setelah kejadian itu, pelaku melarikan diri. Pihak Reskrim Polretabes Makassar menangkapnya di Kabupaten Maros, Rabu malam, 3 Desember. Kejadin ini diakui pelaku tidak dalam keadaan sengaja. Gerakan refleks.

Tetapi karena korban anak di bawah umur dan dipekerjakan. Tersangka akhirnya disangkakan Pasal 80 Ayat 3 Juncto Pasal 76 C, UU RI Nomor 35 tahun 2014 Tentang Penghapusan UU Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. (ans/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...