Berbuat Terlarang di RS, Perawat dan Sopir Dipecat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, NAGAN RAYA – Oknum perawat dan sopir ambulans Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, dipecat setelah ditangkap polisi pada hari Senin (2/12) terkait dengan dugaan kasus pesta sabu-sabu.

Kedua oknum pegawai RSUD itu ditangkap polisi pada hari Senin (2/12) terkait dengan dugaan kasus pesta sabu-sabu.

“Perawat dan sopir ambulans yang diduga mengonsumsi sabu-sabu ini sudah dipecat,” kata Direktur RSUD Nagan Raya drg. Doni Asrin di Suka Makmue, Rabu (4/12).

Doni Asrin menjelaskan, status kedua oknum tersebut adalah tenaga harian lepas (THL) atau pegawai honorer di rumah sakit.

Dikatakan, pemecatan dilakukan untuk memberikan efek jera kepada pegawai lainnya agar ke depan tidak lagi mengulangi perbuatan serupa karena mengonsumsi narkoba merupakan pelanggaran hukum.

Doni mengapresiasi langkah petugas kepolisian yang melakukan penangkapan terhadap seorang perawat, sopir ambulans, dan seorang warga sipil yang diduga sedang pesta sabu di kompleks rumah sakit setempat.

Doni Asrin menduga para pelaku sengaja menjadikan rumah sakit sebagai sarana untuk mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu karena mereka menganggap tempat itu aman dari pantauan aparat penegak hukum.

“Kayaknya sudah keenakan mereka itu, dipikir aman. Biar sajalah diproses polisi,” pungkas Doni Asrin. (ant/jpnn/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...