Ingin Bergerak Kencang, Nurdin Abdullah Siapkan Mutasi Akhir Tahun

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Mutasi pejabat Pemprov Sulsel digelar sebelum pergantian tahun. Tinggal menunggu hasil assesment.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Asri Sahrun Said mengatakan saat ini sementara menggodok persiapan mutasi. Kata dia, mutasi ini penting untuk segera dilakukan. Terutama untuk menindaklanjuti peleburan sejumlah OPD lingkup Pemprov Sulsel.

“Kami masih sementara menyusun seperti apa modelnya, apakah eselon II dulu atau eselon III yang kita dahulukan,” kata Asri.

Asri menambahkan, saat ini masih menggodok struktur organisasi yang akan dirampingkan. Selain itu penempatan jabatan nantinya akan disesuaikan dengan hasil assesment para pejabat yang mengikuti asistensi kompetensi dan pendidikan yang saat ini digelar.

“Sebelum 20 Desember, kita upayakan semua asistensi bisa rampung. Pasalnya mutasi dan rotasi jabatan akan dilakukan di akhir Desember,” katanya.

Sesuai rencana, pada Januari 2020 nanti, Pemprov Sulsel sudah menerapkan struktur OPD baru. Ini sesuai Perda peleburan organisasi yang disahkan DPRD Sulsel, dan dikuatkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub). “Tahun depan, pemprov akan tampil dengan OPD baru,” katanya.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku lelang jabatan harusnya cepat. Apalagi, berdasar pada aturan baru, masa pelaksana tugas tak boleh lagi lewat dari tiga bulan.

“Saya sudah sampaikan itu ke Pak Sekda agar segera dilakukan. Yang menghambat juga karena plt terlalu lama menjabat. Ada 12 jabatan itu,” ujarnya.

Nurdin menambahkan untuk jabatan kosong akan dilakukan lelang jabatan (open bidding). Para pejabat yang digeser sebelumnya masih ada peluang untuk ikut seleksi.

“Kita ingin OPD bergerak kencang makanya perlu dievaluasi. Harus sesuai kompetensinya. Jangan ada pejabat yang sok atur-atur jabatan,” tukasnya. (fik/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...