Kisah Fajar Shiddiq, Mitra Pengemudi Online Tuna Rungu Pertama di Indonesia

Kamis, 5 Desember 2019 15:13

Fajar Shiddiq, ojol tuna rungu yang sukses.

Hal itu membuat Fajar terharu dan senang karena penumpangnya berusaha mempelajari bahasa isyarat untuk berkomunikasi dengannya. Dia pun berharap semakin banyak orang yang mau mempelajari bahasa isyarat.

Selain itu, penumpangnya pun tidak jarang merasa heran dan kaget ketika mereka buru-buru dan kondisi jalan macet, tapi Fajar bisa membawa mereka sampai tepat waktu melalui jalan alternatif. Fajar mengatakan, dirinya sudah hafal jalan-jalan di Bandung sejak SMA. Dia pun menunjukkan jempolnya kepada penumpang tersebut, tanda semuanya aman terkendali.

Selama 3 bulan bekerja di Grab, Fajar mengatakan, “Saya merasa Grab itu bisa menyatukan teman-teman se-Indonesia. Saya harap Grab tetap tidak membeda-bedakan.” Rencana ke depan, Fajar masih akan bekerja sebagai mitra GrabCar.

Selain itu, dia berharap semua masyarakat mengetahui informasi mengenai tuli, supaya semuanya bisa bekerja sama. “Dan saya harap pengangguran di Indonesia menurun,” katanya.

Untuk memperluas misi Grab untuk memastikan setiap orang dapat menikmati manfaat dari ekonomi digital, terlepas dari kondisi mereka, Grab memperkenalkan program ‘Mendobrak Sunyi’ bekerja sama dengan GERKATIN (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia) pada September lalu, dengan menawarkan kesempatan bagi teman Tuli menjadi mitra pengemudi Grab.

Bagikan berita ini:
10
6
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar