Naik Rp20 Ribu per Jam Guru Honorer SMA, Debbie Rusdin: Harusnya Sudah Disesuaikan UMP

Debbie Purnama Rusdin, legislator DPRD Sulsel.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pemprov Sulsel melalui Dinas Pendidikan Sulsel berencana menaikkan upah tenaga guru honorer jenjang SMA sederajat pada 2020 mendatang.

Selama ini diketahui, nilainya hanya Rp10 ribu per jam. Rencananya, insentif akan dinaikkan menjadi Rp20 ribu per jam.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Asri Sahrun Said mengakui, insentif yang diberikan untuk guru honorer terbilang kecil.

“Kami menganggap insentif yang diberikan selama ini masih cukup kecil. Bayangkan jika guru honorer hanya mengajar 24 jam setiap pekan. Berarti yang diterima selama ini Rp960 ribu. Jauh dari UMP,” kata Asri.

DPRD Sulsel pun menyambut baik rencana tersebut. Anggota Komisi E DPRD Sulsel Andi Debbie Purnama Rusdin pun mengakui insentif yang diberikan untuk guru honorer selama ini terbilang kecil. 

“Kalau saya terkait guru honorer SMA dan sederajat, harusnya sudah disesuaikan dengan UMP kita di Sulsel,” katanya, Rabu, 4 Desember.

Sekadar diketahui, upah minimum provinsi tahun 2020 menjadi Rp 3.103.800, naik sebesar 8, 51%. 

Menurut Debbie, jika dilihat kerja dari para honorer, sudah sangat tepat jika gajinya sesuai UMP.Hal ini Debbie utarakan, setelah menyambangi beberapa sekolah di Makassar. Di mana, sejumlah persoalan ia temukan. Salah satunya terkait guru honorer. 

“Sekarang sudah kurang ada yang ingin jadi guru honorer di SMA, karena persoalan pendapatan itu. Ia mengajar hingga sore, kemudian gajinya masih terbilang kecil,” kata legislator yang terpilih dari Dapil Makassar A itu. (taq) 

Komentar

Loading...