Aset Negara di Wajo Rawan Digelapkan, Ini Dugaan Modusnya

Kendaraan dinas milik Pemkab Wajo yang sempat hilang, kini sudah berada di halaman parkir Kantor Bupat Wajo. (FOTO: IMAN SETIAWAN P/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Teka-teki hilangnya Kendaraan Dinas (randis) plat DD 3 Q milik Pemkab Wajo sedikit terungkap. Diduga ada upaya penggelapan terhadap aset negara itu.

Kejari Wajo, Eman Sulaeman, mengatakan, berdasarkan penelusurannya, randis merek Toyota Kijang Innova warna hitam metalik, sudah diserahkan ke Bagian Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah Pemkab Wajo, setelah Susanto menjabat Kejari Wajo sekitar Februari 2011 lalu.

Waktu itu, Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah Pemkab Wajo, dijabat Syahruddin SM, yang kini menjadi Asisten III Sekretaris Daerah Pemkab Wajo.

“Berjalannya waktu. Aset itu terakhir dipegang Camat Pitumpanua Andi Mamu tahun 2017, hingga mobil itu masuk di bengkel di Kota Makassar,” ujarnya, Jumat (6/12/2019).

Terkait, terbitnya surat perjanjian pinjam pakai aset per tanggal 24 Februari 2016 pada mantan Kajari Wajo Transiswara Adhi di pemerintahan mantan Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru.

Eman kecewa, karena jajaran Kejari Wajo telah dirugikan atas persoalan ini. Merujuk dari kejadian ini, ia pun menilai aset negara rawan hilang dan digelapkan. “Itu bisa saja terjadi. Kemungkinannya begitu,” sebutnya.

Andi Mamu sendiri diketahui merupakan menantu dari Andi Burhanuddin Unru, orang nomor satu di Wajo kala itu.

Mantan Kejari Wajo, Transiswara Adhi yang kini menjabat Asisten Pembinaan (Asbin) Kejati Riau, mengaku heran beredarnya surat perjanjian pinjam pakai dimasanya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar