Dipecat Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara Terancam Pidana

Jumat, 6 Desember 2019 10:39

BARANG BUKTI: Sepeda motor Harley-Davidson dan sepeda Brompton diperlihatkan saat konferensi pers terkait dugaan penyelu...

Menkeu Sri Mulyani menyebutkan, moge atas nama SAW berada di bagasi penumpang yang berlokasi di bagian lambung pesawat. Saat pesawat parkir di hanggar Garuda Maintenance Facility (GMF) untuk kepentingan seremoni, petugas bea cukai memeriksa isi pesawat tersebut.

Tidak ada pelanggaran kepabeanan dalam pemeriksaan kabin kokpit dan penumpang, termasuk kargo. Namun, saat memeriksa bagasi penumpang, petugas bea cukai menemukan 18 koli bagasi. Perinciannya, 15 koli berisi spare part Harley-Davidson bekas dalam kondisi terurai dan 3 koli berisi 2 unit Brompton plus aksesori sepeda.

Sri Mulyani mengungkapkan, SAW tidak memiliki hobi mengendarai sepeda motor. Hobinya bersepeda. ”Kami akan terus lihat, Saudara SAS (dalam konferensi pers Menkeu menyebut SAW dengan SAS, Red) yang kita tahu tidak punya hobi motor, tapi impor Harley. Dia hobi sepeda,” tutur dia.

Pihaknya menduga SAW pasang badan untuk pembeli sebenarnya motor Harley-Davidson itu. ”Tampaknya yang bersangkutan, SAS, pasang badan. Dan, pasal 130 C Undang-Undang Kepabeanan menyebutkan, mereka yang memberikan keterangan lisan atau tertulis yang tidak benar yang dilakukan untuk pemenuhan kewajiban kepabeanan memiliki konsekuensinya,” tegas menteri yang akrab disapa Ani itu.

Bagikan berita ini:
5
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar