Direktur Keuangan Fuad Rizal Ditunjuk Plt Dirut PT Garuda Indonesia

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi membeberkan bahwa Fuad Rizal akan menggantikan posisi I Gusti Ngurah Askhara sebagai Pelaksana Tugas (Plt) PT Garuda Indonesia Tbk (Persero). Fuad Rizal merupakan Direktur Keuangan Perseroan.

“Jadi kami dapat konfirmasi Plt Dirut adalah direktur keuangan,” ujar Budi Karya di Jakarta, Jumat (6/12).

Namun, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir nantinya yang akan segera menunjuk dan mengumumkan secara langsung Pelaksana tugas (Plt), setelah memecat I Gusti Ngurah Askhara dari jabatan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk.

Menurutnya, penunjukan tersebut telah sesuai prosedur. Apalagi penunjukan itu untuk memastikan kinerja operasional dan keselamatan Garuda Indonesia akan tetap terjaga.

Sebagai informasi, penunjukan Plt tersebut sebagai tindak lanjut kasus penyelundupan suku cadang sepeda motor bekas bermerek Harley Davidson yang diangkut pesawat anyar maskapai Garuda Indonesia berjenis A300-900 Neo.

Direktur Suropati Syndicate Muhammad Shujahri memuji langkah tegas Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Direktur Utama PT Garuda Indonesia Ari Askhara. Karena kebijakan mencopot Ari dari jabatannya dinilai tepat dan berdampak.

“Ada beberapa pertimbangan, kenapa saya menyebutnya tepat dan berdampak,” kata Muhammad Shujahri melalui pernyataan tertulisnya di Jakarta, Jumat (6/12).

Muhammad Shujahri mengatakan hal itu menyikapi keputusan Menteri BUMN Erick Thohir yang memberhentikan sementara Direktur PT Garuda Indonesia Ari Askhara terkait dengan penyelundupan sepeda motor Harley Davidson serta sepeda Bromthon dalam pesawat Airbus 330-900 yang dipesan Indonesia dari Perancis.

Menurut Shujahri, beberapa pertimbangan tersebut, pertama, Menteri BUMN Erick Thohir tidak ribut dan koar-koar di publik sebelum ada hasil investigasi internal. Kedua, Erick Thohir dengan sangat bijaksana telah memberi kesempatan kepada Ari Askhara untuk mundur dan mempertanggungjawabkan tindakannya sebelum diambil tindakan tegas diberhentikan tetap dari posisinya.

Ketiga, peristiwa ini akan berdampak pada BUMN lain yang masih sering terjadi penyalahgunaan wewenang seperti ini. “Ini yang saya maksud penunjukan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN adalah tepat. Dengan profesionalisme dan integritasnya maka BUMN diharapkan dapat bersih dari praktik seperti ini. Ini adalah hal penting yang patut menjadi contoh bagi generasi muda bangsa,” pungkasnya. (jpc/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...