Preview Inter vs Roma: Menjaga Mahkota

Lautaro Martinez menjadi tumpun lini serang Inter Milan/EPA

FAJAR.CO.ID, MILAN—Inter Milan akan ditantang AS Roma pada giornata ke-15 Serie A, dinihari nanti. Untuk menjaga mahkota Serie A, grande partita alias laga besar ini harus mereka menangkan.

NERAZZURRI, julukan Inter mengambilalih puncak klasemen dari Juventus, pekan lalu setelah menang 2-1 atas SPAL 2013. Namun, posisi itu jauh dari kata aman. Dengan poin 37, Inter hanya unggul satu angka dari Si Nyonya Tua.

Mau tidak mau, Inter tidak boleh terpeleset saat mereka menghadapi Serigala Ibu Kota di Giuseppe Meazza. Tiga angka wajib mereka amankan untuk mengamankan mahkota Serie A tetap di Kota Milan.

Pelatih Inter, Antonio Conte menegaskan, sukses mereka menyalip Juventus menjadi kebanggaan tersendiri. Karena itu, mereka harus memanfaatkan energi positif ini dengan terus melanjutkan performa bagus.

“Kami tentu sudah melakukan pekerjaan dengan baik, namun kami baru memainkan 14 laga. Kembali ke puncak klasemen membuat kami bangga dan puas, karena kami tahu betul jalan yang sedang ditempuh. Akan tetapi, kami harus memaksimalkan semangat positif ini, dan tampil lebih baik ke depannya,” kata Conte di situs Inter.

Lautaro Martinez yang jadi pahlawan kemenangan Inter dengan mencetak dua gol ke gawang SPAL menambahkan, mereka kini berada di periode sulit yang penuh dengan pertandingan besar. Makanya, ia meminta rekannya untuk menjaga fokus.

“Kami selalu berupaya mendekati setiap pertandingan dengan cara yang sama. Kami harus memikirkan pertandingan demi pertandingan dan mendapatkan poin sebanyak mungkin, itulah tujuannya, tetap fokus pada lawan dan selalu memberikan segalanya untuk Inter,” tegasnya di Sky Sports.

Bomber muda Argentina itu berjanji dirinya akan berusaha mempersembahkan hasil terbaik kepada fans Inter. Menurutnya, ia akan terus mencetak gol agar bisa membuktikan bahwa dirinya memang layak mengenakan jersey Inter.

“Saya berusaha bekerja keras dan membuktikan dengan rendah hati di atas lapangan bahwa saya pantas mengenakan kemeja ini. Saya ingin membawa sukacita sebanyak mungkin kepada para penggemar Nerazzurri dan keluarga saya,” ujarnya.

Di pihak Roma, gelandang Jordan Veretout memprediksi ini akan menjadi pertandingan sulit. Namun, bermodal tiga kemenangan beruntun, Veretout percaya peluang mereka pulang dengan kemenangan tetap terbuka.

“Saya pikir akan sulit menghadapi Inter pada hari Jumat (Sabtu) karena mereka tim yang berada di tempat pertama. (Tapi) Kami telah memenangkan tiga pertandingan berturut-turut dan akan pergi ke Milan untuk menunjukkan kinerja yang hebat,” katanya dikutip dari Sempre Inter.

Menurutnya, skuat Conte adalah tim hebat dan bukan kebetulan mereka memimpin klasemen. “Mereka memiliki pertahanan solid dan serangan kuat. Harus memiliki kinerja yang hebat jika kami ingin mencapai hasil yang positif. Ini akan menjadi pertandingan bagus yang semoga akan melihat kami mendapatkan hasil positif, bahkan mungkin menang,” ujarnya.

Pelatih Roma, Paulo Fonseca sekali lagi akan berharap banyak pada kecerdikan gelandang muda, Lorenzo Pellegrini. Sejauh ini, pemain 23 tahun itu sudah menyumbang delapan assist di semua kompetisi. “Siapa pun yang mengenalnya tahu bahwa ia adalah pemain yang luar biasa. Pengambilan keputusan terakhirnya sangat bagus,” kata Fonseca di situs resmi Roma.

Fonseca sendiri tidak terlalu khawatir dengan peningkatan performa lini serang Inter belakangan ini. Termasuk Romelu Lukaku yang total sudah melesakkan 10 gol. Dengan Chris Smalling mulai menunjukkan kinerja bagus, ia percaya mereka kini lebih tangguh.

“Tim banyak berkembang di pertahanan. Keseimbangan pertahanan sangat penting bagi kami. Ketika Anda memiliki keamanan itu, tim memiliki kepercayaan diri untuk menyerang. Bertahan dengan baik sangat penting bagi kami,” tandasnya.

Roma dan Inter adalah klub dengan catatan gol terbanyak dalam situasi bola mati. Roma tercatat 12 kali berhasil menjebol gawang lawan mereka dari situasi ini. Sedangkan Inter 11 kali. Jelas itu akan kembali menjadi senjata kedua tim di pertandingan nanti.

Timing gol juga menjadi perhatian khusus jelang duel ini. Inter yang tanpa Alexis Sanchez, Nicolo Barella, Stefano Sensi, Kwadwo Asamoah, dan Roberto Gagliardini mencetak 12 gol di 30 menit pertama. Sebaliknya, Roma yang kehilangan Davide Zappacosta, Javier Pastore, Bryan Cristante, dan Justin Kluivert begitu berbahaya antara menit 45-60 dimana mereka sudah melesakkan 10 gol. (amr)

Prakiraan Pemain

Inter Milan (3-5-2): Handanovic; D’Ambrosio, De Vrij, Skriniar; Biraghi, Vecino, Brozovic, Valero, Lazaro; Lukaku, Lautaro Martinez

AS Roma (4-2-3-1): Pau Lopez; Spinazzola, Mancini, Smalling, Kolarov; Veretout, Diawara; Zaniolo, Pellegrini, Mkhitaryan; Dzeko

Head to head

KONTEN BERSPONSOR

Komentar