Truk Brimob Lawan Arus di Jalur Busway, Kombes Yusri Yunus: Petugas Dishub yang Mengarahkan

0 Komentar

Turk brimob yang lawan arus di jalur transjakarta. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Viralnya 2 truk Brimob melawan arah dan masuk jalur busway menuai sejumlah kritik. Meski begitu, Polda Metro Jaya memastikan rombongan polisi tersebut ada kepentingan tugas kepolisian. Selain itu, ada petugas Dishub yang mengarahkan 2 mobil polisi tersebut saat kejadian.

“Memang benar ya ada truk Brimob masuk jalur busway yang lawan arah, itu benar tapi itu ada kepentingan tugas kepolisian ya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Kamis (5/12).

Dia menyebut kejadian itu terjadi pada Selasa (3/12) lalu. Dua truk bertuliskan Brimob itu membawa sejumlah anggota Polda Metro Jaya.

Yusri memastikan saat itu ada situasi darurat yang harus disegerakan aparat tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kuningan. Saat itu di lokasi ada petugas Dishub yang mengarahkan agar truk masuk jalur busway.

“Ada tugas ke KPK dan jalan itu memang contra flow ketika itu. Saat jalan ada petugas dari Dishub yang mengarahkan masuk ke situ tetapi dia lupa ngontak ke yang di sana (petugas di arah sebaliknya, Red) kalau jangan dulu lewat,” tegas Yusri.

Sebelumnya, viral sebuah video pendek yang memperlihatkan dua truk polisi memasuki jalur Transjakarta di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Parahnya, truk bertuliskan Korps Brimob itu bahkan masuk jalur busway yang berlawanan arah. Akibatnya, terjebak karena bertemu bus dari awal sebaliknya.

Transjakarta tujuan Pulo Gadung itu pun terpaksa tak bisa lewat mengantar penumpang. Video ini pertama kali viral pada Rabu (4/12), dan diunggah oleh akun instagram @roda2blog.

Dalam video berdurasi 30 detik itu, terlihat kedua pengemudi truk polisi akhirnya mengalah. Mereka secara perlahan memundurkan kendaraannya agar bisa keluar dari jalur Transjakarta. Peristiwa ini pun mendapat respon negatif dari warga net. (jpc/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...