Gara-gara Kasus Penyelundupan, Seluruh Direksi Garuda Diberhentikan

Sabtu, 7 Desember 2019 23:01

Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama dengan Menteri BUMN Erick Thohir ,saat menggelar konferensi pers terkait penyelundu...

FAJAR.CO.ID — Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyambangi kantor Kementerian BUMN, Sabtu (7/12) pagi untuk bertemu dengan Menteri BUMN, Erick Thohir.

Pertemuan itu untuk membahas tindaklanjut pascadibebastugaskannya Ari Ashkara dari jabatan direktur utama Garuda Indonesia per 5 Desember 2019.

Hasilnya, dalam pertemuan tersebut menyepakati pemberhentian sementara waktu bagi seluruh anggota direksi yang terindikasi terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam kasus dugaan penyelundupan motor gede Harley Davidson melalui pesawat baru Garuda, yang datang dari pabrik Airbus di Perancis pada 17 November di Soekarno-Hatta Cengkareng.

Selanjutnya, dewan komisaris akan mengangkat pelaksana tugas untuk jabatan direksi yang diberhentikan sementara tersebut pada kesempatan pertama.

Erick meminta komite audit agar tetap melakukan investigasi lanjutan terhadap kasus penyelundupan dimaksud.

Terkait adanya kejadian ini, Erick berpesan agar seluruh karyawan Garuda Indonesia bisa menjalankan tugasnya seperti biasa dan tidak terganggu dengan adanya restrukturisasi.

“Saya minta seluruh karyawan Garuda Indonesia tetap memberikan pelayanan terbaik untuk para penumpang pesawat,” tandas Erick.

Bagikan berita ini:
2
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar