LPPM Wanua Panrita Membawa Siswa-Siswi Pedalaman Turing Edukasi

LPPM Wanua Panrita mendampingi siswa-siswi Cindakko melakukan Tur Edukasi di beberapa titik di Kota Makassar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Setelah dijemput oleh Tim Wanua Panrita di Desa Bontosomba, Kecamatan Tompobulu, Maros, sebanyak 40 siswa bersama orangtuanya, dibawa tur ke sejumlah titik di Kota Makassar, Sabtu (7/12/2019).

Menurut Ketua Panitia Muhammad Rahmat, para siswa ini dibawa ke tempat yang dianggap strategis itu, demi memberi motivasi dalam bersekolah. Tempat-tempat yang dimaksud, di antaranya Taman Universitas Hasanuddin (Unhas), Benteng Fort Rotterdam (Benteng Pannyua Ujungpandang), Masjid Raya, dan tempat bersejarah lainnya.

“Ini adalah salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka, Milad 1st Lembaga Pemberdayaan dan Pendampingan Masyarakat (LPPM) Wanua Panrita,” jelas Rahmat.

Menurut Rahmat, kegiatan Milad ini dijadikan momentum untuk membawa warga berkeliling Makassar dengan tujuan memberi inspirasi baik terhadap siswa maupun kepada orangtuanya supaya termotivasi untuk berjuang menyekolahkan anak-anak mereka.

“Perlu diketahui, kelas jauh SD Cindakko tempat asal mereka belum memiliki guru tetap. Selain itu, kelas yang ditempati belajar masih semi permanen. Salah satu kegiatan Wanua Panrita di Dusun Cindakko adalah mendampingi warga di bidang pendidikan,” sebut Rahmat.

Mengakhiri tur keliling Kota Makassar, dilaksanakan di Pantai Losari. Para siswa dan orangtuanya menunggu sunset di bibir pantai. “Ini tentu menarik, karena kampung mereka Cindakko, dikelilingi pegunungan. Jadi, satu dua orang dari mereka berharap dapat melihat lautan, sehingga dibawa ke Pantai Losari,” terang Rahmat.

Pada kesempatan ini, Rahmat menyebutkan, rangkaian lainnya malam puncak pada hari Minggu (8/12). “Malam puncak dikemas dengan berbagai kegiatan panggung di Aula Amirullah, seperti penampilan tari, akustik, persembahan musik gambus oleh warga Cindakko, dan paduan suara oleh siswa siswi,” katanya.

Selain itu, lanjut Rahmat, ada pula talkshow bertema ‘Wujudkan Kemandirian dengan Meningkatkan Potensi Pelosok Melalui Masyarakat Berdaya’, “Melalui tema ini kami berharap bisa mengupas bagimana memberdayakan potensi wilayah dan masyarakatnya sendiri sehingga mereka mampu mandiri,” paparnya.

Pada talkshow ini, menghadirkan pembicara yang telah ahli dan terjun lansung di tengah masyarakat. Seperti Idham Malik dari senior Aquaculture WWF- Indonesia, Hamri Pasau salah satu pendiri LPPM Wanua Panrita, dan Andi Appi Patoangi dari 1.000 Guru, dipandu moderator Satriani Mulyadi, yang juga pendiri Wanua Panrita.

Sementara untuk kegiatan terakhir, Senin (9/12/2019), Tim WP akan membawa siswa dan orangtuanya ke pesantren Darul Istiqamah, Maros. “Di sana mereka akan melihat akitivitas para santri dan beristirahat menikmati kolam renang pesantren,” pungkas Rahmat. (lis)

Komentar

Loading...