Jendela Pendidikan Nusantara, Bentuk Karakter Memesona Kawula Muda

0 Komentar

Julia Putri Noor

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jika baik kawula mudanya, maka baik pula masa depan bangsa. Untuk itu, membentuk karakter kawula muda harus dilakukan.

Julia Putri Noor mendirikam Jendela Pendidikan Nusantara (JPN) pertama kalinya di Jakarta pada 2014. Kini, JPN sudah ada di provinsi Sulsel bahkan di tingkat kabupaten.

Hadirnya JPN atas kepedulian terhadap pendidikan generasi milenial dalam perbaikan karakter. Ia menyebutnya konsep virus cinta. Dengan tiga metode yakni cegah, didik dan dampingi.

Mewujudkannya dengan mengajak para volunteer mewakafkan waktu dan bersedekah ilmu. Menurutnya, kawula muda tak boleh hanya sekadar modal ijazah saja. Perlu karakter terbaik dan mempesona.

“Kita sudah melakukan pelantikan. Para volunteer nanti mereka intinya punya pribadi yang mempesona, punya idealisme, kokoh dalam pendirian dan berintelektual,” tambahnya saat berkunjung ke Redaksi Harian FAJAR, Sabtu, 7 November.

Meski begitu, tentu tak mudah membentuk JPN di berbagai daerah melihat tak semua orang mampu bertahan lama untuk mengabdi mewakafkan waktu dan ilmunya tanpa pamrih.

“Ada yang mentok karena masalah operasional. Karena memang membangun ini, saya pun tidak mengeluarkan dana apapun, tetapi kita bergotong royong berbagi ilmu dan waktu. Tidak berharap apapun selain amal jariyah,” jelasnya.

Ia berharap jiwa gotong royong mempersiapkan estafet pelanjut kepemimpinan bisa berjalan lebih besar lagi. “Orang-orang tua akan duduk manis ketika anak muda punya karakter kepimpinan yang baik. Mereka memenen hasil dari jerih payah dahulu dalam mendidik mereka. Kita juga membentuk bagaimana anak-anak tak lupa dengan jasa para pendahulu,” tuturnya.

Para pengurua JPN Kota Makassar juga telah dilantik, Sabtu, 7 November di Hotel Horison. Mereka akan mulai bergerak memanggil anak muda dan para pengajar untuk turut bergabung. (Ind)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...