Petani Cabai Kulonprogo Panen Raya, Pasokan Natal dan Tahun Baru Aman


FAJAR.CO.ID, KULONPROGO – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan mengingatkan jajaran kementerian yang dipimpinnya tidak lengah menjaga ketersediaan bahan pangan bagi 260 juta rakyat Indonesia.

Libur Natal dan Tahun Baru yang berbarengan dengan musim liburan sekolah tahun ini diperkirakan akan mendongkrak konsumsi aneka bahan pangan termasuk cabai.

Kementerian Pertanian sejak dini melakukan ancang-ancang pengamanan pasokan cabai di sentra-sentra produksi. Dengan begitu diharapkan harga cabai bisa terkendali wajar.

“Hari ini saya bersama Bupati dan Dinas Pertanian Kulonprogo melakukan panen raya di hamparan lahan cabai seluas 40 hektare. Kalau melihat areal tanam yang ada kami optimis Kulonprogo mampu amankan pasokan cabai menjelang natal tahun ini,” kata Kasubdit Cabai Direktorat Jenderal Hortikultura, Mardiyah, di sela-sela panen raya cabai di Trisik Banaran Kecamatan Galur Kulonprogo, Jum’at (6/12).

Mardiyah menyebut berdasarkan perhitungan pihaknya, Daerah Istimewa Yogyakarta termasuk daerah yang sudah mandiri dalam pemenuhan cabai. Salah satu penyumbang terbesarnya dari Kabupaten Kulonprogo.

“Berdasar data kami, rata-rata kebutuhan cabai besar di DIY sekitar 13 ribu ton per tahun, sedangkan produksi di Kulonprogo 25 ribu ton per tahun. Jadi sudah mencukupi bahkan surplus,” tandas Mardiyah.

“Yang membanggakan, Kuloprogo sudah menjadi sentra cabai besar yang diperhitungkan di tingkat nasional karena menduduki urutan ke-12 sentra produksi cabai nasional. Share produksi cabai keriting menyumbang sebanyak 2,1% dan cabai rawit 0,17% dari total nasional,” imbuhnya.

Komentar

Loading...