Dana Koperasi Pasar Butung Rp85 Miliar Diduga Ditilep

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Dana KSU Bina Duta Pasar Butung diduga telah digelapkan. Totalnya Rp85 miliar lebih.

Dugaan penggelapan dana itu setelah Ketua KSU Bina Duta, Muh Anwar melaporkan M Irsyad Doloking di Polda Sulsel, 16 Mei 2019. Laporannya dugaan tindak pidana penggelapan.

Anwar kembali melaporkan pengusaha properti itu di Mapolrestabes Makassar atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan, Sabtu, 7 Desember.

Anwar melalui kuasa hukumnya, Andi Ifal Anwar dan Hari Ananda Gani, mengatakan, kasus dugaan penggelapan dana koperasi telah merugikan pedagang. Irsyad selaku terlapor diduga menikmati dana koperasi secara individu.

Ifal mengatakan, Anwar selaku kliennya, menemukan adanya selisih pembayaran listrik sebesar Rp70 juta setiap bulan sejak 2015 hingga 2018. Total ditaksir sekitar Rp3,5 miliar lebih.

Dana tersebut lanjutnya, mengalir ke rekening pribadi milik terlapor, Irsyad Doloking. "Ini bukti transaksinya," kata Ifal sembari memperlihatkan bukti foto copy setoran tunai dari Bank BNI yang dikirim Nurdin kepada terlapor, saat konferensi pers di Roemah Kopi Jalan Boulevard, Minggu, 8 Desember.

Nurdin adalah karyawan bidang engineering KSU Bina Duta. Dia divonis bersalah dan harus menjalani hukuman penjara selama dua tahun. Hukuman pidana itu berdasarkan laporan Andri Yusuf, selaku pengurus baru KSU Bina Duta.

"Betul terjadi dualisme kepengurusan di koperasi. Tetapi sudah ada keputusan dari Pengadilan Negeri Makassar No 83 PTGN yang dikeluarkan 15 November, memenangkan pengurus lama, yaitu Ketua KSU Bina Duta Muh Anwar," ujarnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...