Hasil Autopsi Mayat yang Terkubur dengan Kaki Terikat di Bengkulu

uasana keluarga korban menunggu autopsi jenazah Wina Mardiani. Foto: febi/rb

FAJAR.CO.ID,BENGKULU– Polisi telah menyelesaikan autopsi terhadap jenazah korban pembunuhan sadis Wina Mardiani, 20, mahasiswi semester 5 Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu, hari ini Senin (9/12).

Hasilnya, korban dinyatakan telah meninggal dunia lima hari sebelum ditemukan terkubur dengan kaki terikat dan kepala terbungkus karung di belakang indekosnya di Kelurahan Beringin Raya, Kota Bengkulu.

Hal ini disampaikan AKBP dr. Wahyu Hidayati Dwi Palupi spesialis forensik dari Pusdokes Mabes Polri seusai melakukan autopsi jenazah almarhumah di RS Bhayangkara.

“Korban meninggal sesuai dengan berita sejak ia hilang tanggal berapa dan jenazah almarhumah ditemukan tanggal berapa. Atau bisa disimpulkan korban dinyatakan meninggal sudah 5 hari,” jelas Wahyu.

Sejauh ini dr. Wahyu hanya bisa memberikan penjelasan sejauh ini terhadap media.

“Isi visum bersifat rahasia hanya akan kami serahkan ke penyidik. Untuk ada atau tidaknya bekas luka itu juga salah satu hasil dari pemeriksaan dan hasil tersebut kami serahkan ke penyidik, sejauh ini hanya informasi tersebut yang dapat kami sampaikan,” tutup Wahyu.

Sebelumnya, Wina Mardiani, 20, mahasiswi semester 5 Fakultas Ekonomi, Universitas Bengkulu, ditemukan tewas dengan kondisi tewas terkubur dengan kaki terikat dan kepala tertutup karung di belakang kamar indekosnya, Minggu petang (8/12).(cw5)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar