Insentif Honorer K2 Jadi Rp1,4 Juta Mulai Tahun Depan

FAJAR.CO.ID, BANGIL – Tidak hanya insentif guru sukwan di Kabupaten Pasuruan yang bakal naik. Tahun depan, insentif untuk tenaga honorer K2 di lingkungan Dispendik Kabupaten Pasuruan juga bakal naik.

Besarnya kenaikan insentif yang akan didapat tiap orang, sama dengan guru sukwan. Yakni, Rp 400 ribu per orang untuk setiap bulannya.

Kepala Dispendik Kabupaten Pasuruan Iswahyudi menjelaskan, kenaikan insentif ini diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga guru dan nonguru yang tak kunjung diangkat menjadi PNS. Memang, honor mereka sampai saat ini masih jauh dari UMK Kabupaten Pasuruan 2020 yang menyentuh Rp 4 juta lebih.

Namun, menurut Iswahyudi, setidaknya Pemkab Pasuruan berusaha memberikan perhatian. Sehingga, kenaikan insentif itu bisa meningkatkan ekonomi honorer K2.

“Meski nilainya masih di bawah UMK, setidaknya kesejahteraan tenaga honorer K2 tersebut lebih meningkat dibanding sebelumnya,” terang Iswahyudi.

Sebelumnya, guru honorer K2 memperoleh insentif Rp 1 juta per bulannya. Dengan kenaikan Rp 400 ribu, tahun depan mereka bisa memperoleh Rp 1,4 juta per bulan.

Sementara untuk nonguru, seperti tenaga administrasi atau tenaga kebersihan sekolah, biasanya mendapatkan Rp 750 ribu per bulannya. Sedangkan mulai 2020, mereka akan mendapatkan insentif hingga Rp 1,15 juta per bulan.

Saat ini, ada sebanyak 499 tenaga honorer K2 di lingkungan Dispendik. Sebanyak 376 orang merupakan tenaga guru. Sementara, 73 orang merupakan tenaga nonguru.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar


Comment

Loading...